Indonesia Kalah Dramatis dari Thailand di Asian Games 2026, 10 Kali Deuce Warnai Set Penentuan

voli putra vs thailand -noc indonesia

Outside hitter timnas bola voli Indonesia Boy Arnez Arabi (keenam dari kanan) melakukan spike ke arah Thailand pada laga Pul B Asian Games Aichi-Nagoya di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Aichi, Jepang, Minggu (27/9/2026). Indonesia takluk 2-3 (23-25, 25-20, 23-25, 25-23, 23-25) pada pertandingan itu. (Foto: NOC Indonesia)

GEBRAK.ID — Tim nasional (Timnas) bola voli putra Indonesia harus mengawali perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kekalahan dramatis. Menghadapi Thailand pada laga pertama Pul B di Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium, Aichi, Jepang, Minggu (27/9/2026), skuad Merah Putih menyerah 2-3 setelah bertarung selama dua jam 23 menit.

Indonesia kalah dengan skor 23-25, 25-20, 23-25, 25-23, dan 23-25. Pertandingan berlangsung ketat hingga set kelima, ketika kedua tim saling mengejar angka dan mencatatkan 10 kali deuce sebelum Thailand memastikan kemenangan.

Skuad asuhan Reidel Alfonso Gonzales Toiran sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Indonesia mengawali pertandingan dengan menurunkan sejumlah pemain andalan, di antaranya Hendra Kurniawan, Farhan Halim, Boy Arnez Arabi, Rama Fazza Fauzan, dan Alfin Daniel.

Pada set pertama, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan selisih dua poin. Namun, Farhan dan kawan-kawan bangkit pada set kedua melalui kombinasi serangan, blok, dan servis yang efektif hingga menang 25-20.

Thailand kembali unggul setelah merebut set ketiga 25-23. Indonesia tidak tinggal diam dan memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah menang 25-23 pada set keempat.

Persaingan semakin sengit pada set kelima. Kedua tim terus bertukar poin hingga skor berulang kali imbang. Indonesia sempat berusaha menjaga peluang, tetapi satu kesalahan pada momen krusial menggagalkan upaya mereka menyamakan kedudukan menjadi 24-24. Thailand akhirnya menutup set kelima dengan skor 25-23.

Meski kalah, pertahanan Indonesia menunjukkan catatan positif. Tim Merah Putih membukukan 23 blok sukses dari 73 percobaan atau efektivitas 32 persen. Catatan tersebut lebih tinggi dibandingkan Thailand yang mencatatkan efektivitas blok 23 persen dari 72 percobaan.

Dari sisi serangan, Boy Arnez Arabi menjadi pencetak poin terbanyak Indonesia dengan 29 poin, termasuk 27 poin melalui spike. Farhan Halim menyumbangkan 22 poin, sedangkan Hendra Kurniawan mencatatkan 14 poin.

Di kubu Thailand, Napadet Bhinijdee tampil dominan dengan 34 poin, disusul Thanat Bamrungphakdi yang mengoleksi 24 poin.

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga klasemen sementara Pul B. Iran memimpin setelah mengalahkan Kyrgyzstan 3-0 (25-11, 25-16, 25-20), sedangkan Thailand berada di posisi kedua.

Indonesia selanjutnya menghadapi Kyrgyzstan pada Senin (28/9/2026). Untuk melaju ke perempat final, tim Merah Putih harus finis di dua posisi teratas Pul B. Jika gagal, mereka akan melanjutkan perjuangan dalam perebutan peringkat kesembilan hingga ke-16.

(A. Rayyan K/Sumber: PBVSI)