Janice Tjen Absen di Asian Games 2026, Terbentur WTA 1000 Beijing

janice-tjen-X-WTA

Petenis putri Indonesia Janice Tjen dipastikan tidak akan memperkuat skuad Merah Putih pada Asian Games 2026. (Foto: X/WTA)

GEBRAK.ID — Petenis putri Indonesia Janice Tjen dipastikan tidak akan memperkuat skuad Merah Putih pada Asian Games 2026. Atlet berusia 24 tahun itu harus menjalani kewajiban tampil di turnamen WTA 1000 Beijing yang berlangsung bersamaan dengan pesta olahraga Asia tersebut.

Janice mengumumkan keputusan itu melalui media sosial pada Jumat (11/9/2026). Ia mengatakan telah menerima konfirmasi dari Women’s Tennis Association (WTA) bahwa dirinya tidak memperoleh pengecualian untuk meninggalkan agenda WTA demi tampil di Asian Games.

“Setelah melalui banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan yang tidak mudah bahwa saya tidak dapat bertanding dalam Asian Games tahun ini yang berlangsung bersamaan dengan turnamen WTA 1000 wajib di Beijing,” kata Janice.

Keputusan tersebut menjadi kabar kurang menyenangkan bagi tenis Indonesia. Janice selama ini menjadi salah satu andalan nasional di level internasional dan memiliki ikatan kuat dengan tim Merah Putih.

Janice menegaskan bahwa membela Indonesia selalu memiliki arti khusus dalam perjalanan kariernya. Ia bahkan menyebut sejumlah pengalaman bersama tim nasional sebagai momen yang sangat membanggakan.

“Mewakili Indonesia dalam panggung internasional memiliki arti yang sangat besar bagi saya. Saya selalu bangga membawa nama dan bendera Indonesia bersama saya setiap minggu dalam WTA Tour,” ujarnya.

Prestasi Janice bersama Indonesia memang cukup lengkap. Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, ia meraih medali perunggu nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Keduanya kemudian kembali berjaya dengan merebut emas ganda putri pada SEA Games 2025 di Thailand.

Janice juga menjadi bagian dari tim tenis putri Indonesia yang menembus babak playoff Billie Jean King Cup 2026.

Di level profesional, perkembangan Janice semakin menonjol. WTA mencatat ia pernah mencapai peringkat tunggal terbaik dunia di posisi ke-35 dan telah mengoleksi satu gelar tunggal WTA, yakni Chennai Open 2025.

Meski tidak bisa tampil di Asian Games 2026, Janice memastikan perjuangannya untuk Indonesia tidak berhenti.

“Saya akan terus memberikan yang terbaik untuk membuat Indonesia bangga di panggung dunia, dan saya berharap dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada masa yang akan datang,” tegas Janice.

Bagi tenis Indonesia, absennya Janice tentu menjadi kehilangan. Namun, kiprahnya di WTA Tour tetap menjadi bagian penting dari upaya mengangkat nama Indonesia di panggung tenis dunia.

(A. Rayyan K/Sumber: WTA)