Luke Vickery Berpeluang Jadi Starter Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Alasannya
Luke Vickery (kiri) mendapat sinyal positif dari pelatih Timnas Indonesia John Herdman menjelang laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain berusia 20 tahun itu dinilai memiliki peluang besar untuk tampil sejak menit awal saat skuad Garuda menghadapi Singapura. (Foto: Dok.Kemenhum)
GEBRAK.ID — Luke Vickery mendapat sinyal positif dari pelatih Timnas Indonesia John Herdman menjelang laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain berusia 20 tahun itu dinilai memiliki peluang besar untuk tampil sejak menit awal saat skuad Garuda menghadapi Singapura.
Herdman melihat karakter permainan Vickery sesuai dengan kebutuhan tim. Pemain yang berposisi sebagai sayap tersebut dinilai mampu bermain agresif sekaligus memiliki naluri mencetak gol.
“Dia bermain sangat direct dan memiliki naluri mencetak gol. Dia punya peluang bagus untuk masuk ke susunan sebelas pertama,” kata Herdman di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Meski memberikan penilaian positif kepada Vickery, Herdman tidak memberikan jaminan tempat utama. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, seluruh pemain yang mengikuti latihan memiliki kesempatan yang sama untuk merebut posisi di starting XI.
“Tapi saya rasa semua pemain yang hadir malam ini punya peluang yang bagus. Mereka harus bersaing secara internal selama dua hari ke depan untuk mendapatkan hak tampil pada laga besar hari Jumat nanti,” ujar Herdman.
Persaingan itu menjadi bagian dari persiapan terakhir Timnas Indonesia sebelum menghadapi Singapura. Laga pembuka Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.
Vickery bukan sosok yang sepenuhnya asing bagi Herdman. Pemain yang kini berstatus Warga Negara Indonesia itu sudah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Mei dan Juni 2026, meski saat itu proses naturalisasinya belum tuntas.
“Ya, Luke Vickery. Kami sempat memanggilnya pada pemusatan latihan bulan Mei. Dia sempat empat hari bersama kami, dan kemudian dia menetap sepanjang bulan Juni. Jadi sebenarnya, dia sudah sempat berlatih sekitar tujuh hingga delapan hari bersama tim, meski saat itu dia belum resmi menjadi WNI sepenuhnya,” jelas Herdman.
Vickery resmi menjadi WNI pada Juli 2026. Ia kemudian masuk daftar 23 pemain yang dipanggil Herdman untuk FIFA ASEAN Cup dan berpeluang mencatatkan debut bersama tim senior Indonesia. Vickery dan Dion Markx menjadi dua pemain naturalisasi yang berpeluang menjalani debut pada turnamen tersebut.
Bek Timnas Indonesia Kevin Diks juga memberikan penilaian positif terhadap Vickery dan Mitchel Bakker. Menurut Diks, kedua pemain menunjukkan sikap terbuka terhadap masukan dan kemauan untuk belajar sejak bergabung dalam latihan.
“Saya hanya bisa mengatakan hal-hal baik. Mereka juga merupakan talenta-talenta besar. Mereka sangat terbuka terhadap masukan, sangat terbuka untuk belajar. Saya hanya bisa mengatakan hal-hal yang baik tentang mereka,” kata pemain Borussia Moenchengladbach tersebut.
FIFA mencatat Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan Indonesia pada fase grup berlangsung di Jakarta. Setelah menghadapi Singapura, skuad Garuda akan bertemu Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.
Dengan persaingan yang masih terbuka, keputusan akhir berada di tangan Herdman. Vickery memiliki modal berupa pengalaman latihan sebelumnya, karakter permainan yang dinilai direct, serta kemampuan mencetak gol. Namun, ia tetap harus bersaing hingga sesi latihan terakhir sebelum susunan pemain diumumkan.
(Damar Pratama/Sumber: PSSI)
