Sehari Jadi Nomor 1 Dunia Langsung Tembus Final US Open, Rybakina: Saya Bangga dan Bahagia!
Elena Rybakina mengaku tak bisa berkata-kata setelah mengalahkan Coco Gauff dan melaju ke final US Open 2026. (Foto: USTA/US Open)
GEBRAK.ID — Elena Rybakina mengaku sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkan perasaannya setelah memastikan tiket ke final US Open 2026. Petenis Kazakhstan itu bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Coco Gauff dalam pertarungan semifinal yang berlangsung ketat.
Rybakina mengalahkan Gauff dengan skor 3-6, 6-4, 6-4 di Stadion Arthur Ashe, New York, Jumat (11/9/2026) WIB. Kemenangan tersebut mengantarnya ke final US Open untuk pertama kalinya dalam karier.
“Pertandingan yang sangat ketat. Saya sangat bahagia dan bangga. Saya tidak tahu, saya tidak bisa menemukan kata-kata lain, tetapi saya benar-benar sangat bahagia dan bangga,” kata Rybakina seusai pertandingan, dikutip dari WTA.
Hasil tersebut terasa semakin istimewa karena Rybakina baru saja memastikan diri menjadi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya dalam karier. WTA menyatakan petenis berusia 27 tahun itu akan resmi menempati posisi puncak ketika pemeringkatan terbaru dirilis setelah US Open pada Senin, 14 September 2026.
Rybakina sekaligus menjadi petenis pertama dari Kazakhstan, baik putra maupun putri, yang mencapai peringkat nomor satu dunia. Ia juga menjadi perempuan ke-30 dalam sejarah WTA yang menduduki posisi tersebut.
Namun, pencapaian besar itu tidak membuat Rybakina kehilangan fokus di US Open. Ia tetap mengejar target yang lebih besar, yakni gelar Grand Slam ketiganya.
Baca juga: Rybakina Bangkit Tekuk Gauff dalam Drama Tiga Set dan Tembus Final US Open 2026
Menghadapi Gauff, Rybakina sempat kesulitan pada set pertama. Petenis Amerika Serikat itu memanfaatkan satu break dan sejumlah kesalahan sendiri Rybakina untuk merebut set pembuka dengan skor 6-3.
Rybakina kemudian meningkatkan permainannya pada set kedua. Ia sempat unggul 4-1 sebelum Gauff mengejar hingga 4-4. Tekanan tersebut tidak membuat Rybakina goyah. Ia kembali melakukan break pada gim ke-10 dan mengamankan set kedua 6-4.
Pertarungan semakin sengit pada set penentuan. Rybakina akhirnya mendapatkan break pada gim kedelapan untuk membuka keunggulan 5-3. Gauff belum menyerah dan langsung membalas dengan break sehingga kedudukan berubah menjadi 5-4.
Rybakina merespons cepat. Ia kembali mematahkan servis Gauff dan menutup pertandingan setelah bermain selama dua jam delapan menit.
Kemenangan atas Gauff sekaligus memperpanjang perjalanan impresif Rybakina di New York. Sebelumnya, ia juga harus bangkit dari kehilangan set pertama ketika menghadapi Zheng Qinwen di perempat final.
Di final, Rybakina akan menghadapi juara bertahan Aryna Sabalenka pada Sabtu (12/9/2026). Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Rybakina untuk melengkapi pencapaian bersejarahnya dengan trofi US Open.
(A. Rayyan K/Sumber: WTA)
