Alwi Farhan Bongkar Rahasia Kalahkan Jonatan Christie: Kunci Utamanya Kendalikan Emosi
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan (kiri), mengungkap faktor penting di balik keberhasilannya menyingkirkan seniornya, Jonatan Christie, pada babak 16 besar Denmark Open 2026. Ia mengaku tampil lebih baik karena mampu mengendalikan emosi dan keinginannya untuk terus menyerang. (Foto: PBSI)
GEBRAK.ID — Alwi Farhan mengungkap faktor penting di balik keberhasilannya menyingkirkan Jonatan Christie pada babak 16 besar Denmark Open 2026. Tunggal putra Indonesia itu mengaku tampil lebih baik karena mampu mengendalikan emosi dan keinginannya untuk terus menyerang.
Alwi memastikan tiket perempat final setelah mengalahkan Jonatan dengan skor meyakinkan 21-14, 21-9 di Odense, Denmark, Kamis (15/10/2026) waktu setempat. Kemenangan tersebut terasa istimewa karena ia selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya melawan seniornya itu.
Dalam dua laga terdahulu, Alwi sempat merebut gim pertama, tetapi gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah dalam tiga gim. Kali ini, ia tampil lebih tenang dan mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal.
“Tentu tidak mudah lawan Koh Jonatan. Namun, dibandingkan pertemuan sebelumnya, hari ini saya bisa lebih mengontrol nafsu dan emosi saya. Itu yang bisa membuat saya tampil lebih baik,” kata Alwi dalam keterangan yang dirilis Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Pemain muda tersebut juga mengaku selalu merasa senang dan terhormat setiap kali mendapat kesempatan menghadapi Jonatan. Baginya, peraih medali emas Asian Games 2018 itu merupakan sosok yang diidolakan sekaligus menjadi tolok ukur untuk meningkatkan kualitas permainannya.
Baca Juga
Tantangan Berikutnya Menanti
Kemenangan atas Jonatan belum membuat perjalanan Alwi menjadi lebih ringan. Pada perempat final Denmark Open 2026, ia dijadwalkan menghadapi wakil tuan rumah, Anders Antonsen, yang menempati unggulan kelima.
Alwi menyadari dukungan penonton akan lebih banyak mengarah kepada lawannya. Karena itu, ia tak hanya perlu menyiapkan strategi di lapangan, tetapi juga menjaga kesiapan mental menghadapi atmosfer pertandingan.
“Besok bertemu Anders Antonsen (Denmark), pasti akan melawan home crowd, jadi disiapkan nonteknisnya, atmosfernya. Saya bakal menikmati itu semua karena bagian dari permainan. Excited dan tidak sabar untuk perempat final,” ujarnya.
Alwi juga menjadi salah satu dari tiga pemain nonunggulan yang berhasil menembus delapan besar sektor tunggal putra. Dua pemain lainnya adalah Yudai Okimoto dari Jepang dan Rasmus Gemke dari Denmark.
Sementara itu, lima pemain unggulan yang melaju ke perempat final ialah Victor Lai sebagai unggulan kedelapan, Chou Tien Chen (ketiga), Alex Lanier (ketujuh), Anders Antonsen (kelima), dan Christo Popov (kedua).
Kemenangan atas Jonatan menjadi modal berharga bagi Alwi untuk menghadapi tantangan berikutnya. Jika mampu mempertahankan ketenangan dan konsistensi permainannya, peluang melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut tetap terbuka.
(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID