Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026 Usai Raih 2 Emas
Kabar duka menyelimuti kontingen Kabupaten Jepara dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam putri yang sebelumnya mempersembahkan dua medali emas bagi daerahnya, meninggal dunia saat mengikuti perlombaan selam laut di kawasan Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10/2026). (Foto: Instagram)
GEBRAK.ID — Kabar duka menyelimuti kontingen Kabupaten Jepara dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam putri yang sebelumnya mempersembahkan dua medali emas bagi daerahnya, meninggal dunia saat mengikuti perlombaan selam laut di kawasan Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10/2026).
Kepergian Syabilla meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama atlet, dan masyarakat Jepara. Atlet tersebut meninggal setelah mengalami insiden ketika mengikuti perlombaan nomor selam laut dalam rangkaian Porprov Jateng 2026.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Erling Tan Jaya, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal dari panitia dan tim medis, Syabilla diduga mengalami kelelahan saat bertanding.
“Informasi dari panitia dan tim medis, korban diduga mengalami kelelahan saat bertanding,” kata Erling, seperti dikutip detikJateng.
Menurut keterangan yang disampaikan kepada media, seorang saksi yang bertugas sebagai motoris perlombaan melihat Syabilla melambaikan tangan ketika memasuki putaran kedua sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, Syabilla tetap melanjutkan perlombaan.
Baca Juga
Situasi berubah ketika pertandingan memasuki putaran ketiga. Sekitar pukul 09.10 WIB, Syabilla mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak. Saksi yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasinya ke tepi area perlombaan.
Tim medis kemudian memberikan penanganan darurat sebelum membawa Syabilla ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.
Meski dugaan kelelahan muncul dalam keterangan awal, penyebab pasti kematian Syabilla belum dapat dipastikan. Laporan lanjutan menyebut kepolisian masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Kabar meninggalnya Syabilla disampaikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara melalui akun Instagram resminya. Organisasi itu menyampaikan belasungkawa sekaligus mengajak seluruh anggota kontingen Jepara mengenakan pita hitam selama mengikuti sisa pertandingan sebagai tanda duka cita.
Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengenang Syabilla sebagai atlet berprestasi yang telah menyumbangkan dua medali emas pada nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah sebelum kabar duka datang di tengah penyelenggaraan kompetisi.
“Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi keluarga, insan olahraga, dan masyarakat Kabupaten Jepara. Prestasi serta semangat juangnya akan selalu menjadi kenangan dan kebanggaan bagi Jepara,” demikian pernyataan Pemkab Jepara.
Kematian Syabilla menjadi kehilangan besar bagi olahraga Jepara. Perjuangannya di Porprov Jateng 2026 akan dikenang bukan hanya melalui dua medali emas yang diraih, tetapi juga dedikasinya saat membela daerah.
(Saeful Imam/berbagai sumber)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID