Carlos Alcaraz Tersingkir di Shanghai Masters 2026, Zizou Bergs Ciptakan Kejutan Besar
Petenis unggulan kedua Carlos Alcaraz harus mengakhiri kiprahnya lebih awal di Shanghai Masters 2026. Petenis asal Spanyol itu tersingkir pada babak ketiga setelah kalah dari wakil Belgia, Zizou Bergs, dalam pertandingan di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Senin (12/9/2026). (Foto: US Open)
GEBRAK.ID — Petenis unggulan kedua Carlos Alcaraz harus mengakhiri kiprahnya lebih awal di Shanghai Masters 2026. Petenis asal Spanyol itu tersingkir pada babak ketiga setelah kalah dari wakil Belgia, Zizou Bergs, dalam pertandingan di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai, Senin (12/9/2026).
Alcaraz yang menempati peringkat ketiga dunia gagal mengatasi perlawanan Bergs, petenis peringkat ke-39 dunia. Ia menyerah dalam dua set langsung dengan skor 5-7, 6-7(4).
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar Bergs dalam kariernya jika diukur berdasarkan peringkat lawan yang berhasil ia kalahkan. Petenis Belgia itu membutuhkan waktu dua jam tiga menit untuk menundukkan salah satu pemain elite dunia tersebut.
Bergs tampil agresif sejak awal pertandingan. Ia mampu memanfaatkan karakter lapangan yang cepat, menjaga tekanan melalui pukulan-pukulan tajam, serta mematahkan servis Alcaraz sebanyak tiga kali.
“Saya berusaha memainkan permainan saya sendiri. Pekan lalu di Tokyo saya merasa berada dalam kondisi yang bagus, begitu pula saat berlatih pekan ini. Saya mampu mengontrol bola, bermain agresif, dan melakukan servis dengan baik,” kata Bergs, dikutip dari laman ATP.
Baca Juga
Pertandingan semakin menegangkan pada set kedua. Bergs sempat berada di posisi ideal untuk menutup laga ketika unggul 5-4 dan memegang servis. Namun, Alcaraz menunjukkan daya juangnya dengan memanfaatkan penurunan permainan lawan untuk merebut gim tersebut dan memaksakan tie-break.
Memasuki fase penentuan, Bergs kembali mengambil kendali. Ia unggul 3-1 sebelum Alcaraz memperkecil jarak setelah lawannya melakukan kesalahan ganda. Saat kedudukan imbang 4-4, Bergs mampu merebut tiga poin secara beruntun untuk memastikan kemenangan sekaligus menyingkirkan unggulan kedua itu.
Statistik servis turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan Bergs. Berdasarkan data ATP, ia memenangi 79 persen poin dari servis pertama, yakni 37 dari total 47 poin.
Kemenangan atas Alcaraz membuka peluang Bergs untuk melangkah lebih jauh di turnamen level Masters 1000 tersebut. Musim lalu, ia juga mencatat pencapaian penting dengan menembus perempat final turnamen Masters 1000 untuk pertama kalinya.
Pada babak keempat Shanghai Masters 2026, Bergs akan menghadapi pemenang pertandingan antara juara bertahan Valentin Vacherot dan petenis Amerika Serikat, Tommy Paul.
Bergs menilai pengalamannya menghadapi para pemain papan atas mulai membangun keyakinan untuk bersaing di level tertinggi.
“Dengan semakin banyak pengalaman berlatih dan bertanding melawan mereka, hal itu perlahan menjadi standar baru. Bagi saya, kemenangan ini memberikan sedikit kelegaan. Kini saya benar-benar merasa bisa mengalahkan mereka,” ujar Bergs menandaskan.
(A. Rayyan K/Sumber: ATP)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID