Daftar 4 Wakil Indonesia di Semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2026: Peluang All Indonesian Final Terbuka
Pebulu tangkis tunggal putra Raditya Bayu Wardhana jadi salah satu wakil Indonesia yang lolos ke semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2026. (Foto: Arsip PBSI)
GEBRAK.ID — Indonesia meloloskan empat wakil ke semifinal nomor perorangan Kejuaraan Dunia Junior 2026 di Kairo, Mesir. Dua wakil berasal dari sektor ganda campuran, sedangkan dua lainnya bersaing di tunggal putra. Hasil ini membuka peluang terciptanya final sesama wakil Indonesia jika mereka mampu melewati lawan masing-masing.
Keempat wakil tersebut adalah Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani dan Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti di ganda campuran, serta Fardhan Rainanda Joe dan Radithya Bayu Wardhana di tunggal putra.
Perjuangan mereka berlanjut pada Jumat (16/10/2026). Setiap pertandingan menjadi kesempatan penting bagi para pebulu tangkis muda Indonesia untuk menjaga asa merebut gelar juara dunia junior.
Di sektor ganda campuran, Raihan/Atresia yang menempati unggulan ke-12 akan menghadapi pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han, yang berstatus unggulan ke-29. Sementara itu, Luthfi/Dian sebagai unggulan ke-23 dijadwalkan bertemu wakil Chinese Taipei, Wei Ting Lee/Yu-Hsi Chen.
Langkah Luthfi/Dian ke semifinal terbilang istimewa. Mereka memastikan tiket empat besar setelah mengalahkan pasangan Jepang, Masato Yamashiro/Rio Yamakita, dengan skor 16-14, 16-14 pada perempat final, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga
Dian mengakui sempat merasa tegang, tetapi berusaha tetap yakin pada kemampuan sendiri. Dukungan dari pasangan dan pelatih turut membantunya melewati pertandingan tersebut.
“Sebetulnya agak tegang di pertandingan tadi, tetapi saya berusaha yakin saja karena partner dan pelatih juga membuat saya yakin,” ujar Dian, dikutip dari laporan PB Djarum.
Tantangan berat menanti Indonesia di sektor tunggal putra. Fardhan Rainanda Joe, unggulan ke-18, akan menghadapi unggulan pertama asal Prancis, Mady Sow. Sementara itu, Radithya Bayu Wardhana yang menempati unggulan ke-31 akan berduel dengan Jagsher Singh Khangurra dari India.
Radithya melangkah ke semifinal setelah menundukkan wakil Malaysia, Boon Le Lim, dengan skor 15-8, 15-11 di perempat final. Kemenangan tersebut menambah kepercayaan dirinya untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Pastinya tidak menyangka bisa sejauh ini melaju ke semifinal. Melihat bagannya, persaingan sejak babak awal cukup berat,” kata Radithya.
Ia bertekad menjaga fokus dan memaksimalkan pemulihan kondisi fisik agar bisa tampil optimal. Radithya juga berharap dapat melanjutkan langkah hingga meraih gelar juara.
Indonesia terakhir kali meraih gelar juara dunia junior nomor perorangan pada 2023 melalui Alwi Farhan di tunggal putra. Keberhasilan empat wakil menembus semifinal tahun ini menjadi kesempatan bagi generasi muda Merah Putih untuk kembali mencatatkan prestasi.
Sebelum nomor perorangan dimulai, Indonesia lebih dahulu berlaga di Piala Suhandinata 2026, kejuaraan beregu campuran. Tim Merah Putih meraih medali perunggu setelah kalah dari Malaysia pada semifinal dengan skor 49-55 dan 42-55.
Indonesia terakhir kali menjuarai Piala Suhandinata pada 2024. Kini, perhatian beralih ke nomor perorangan dengan harapan para wakil Merah Putih mampu melangkah lebih jauh dan membawa pulang gelar dari Mesir.
(A. Rayyan K/Sumber: PBSI)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID