FIFA Usulkan Dana Rp400 Miliar untuk PSSI, Begini Rencana Pembagian Anggarannya
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengusulkan peningkatan dana pengembangan sepak bola menjadi US$25 juta atau sekitar Rp400 miliar untuk setiap asosiasi anggota. (Foto: FIFA)
GEBRAK.ID — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengusulkan peningkatan dana pengembangan sepak bola menjadi US$25 juta atau sekitar Rp400 miliar untuk setiap asosiasi anggota. Jika disetujui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berpeluang memperoleh alokasi tersebut dalam program pendanaan periode 2027–2030.
Usulan itu merupakan bagian dari FIFA Surplus Solidarity Programme yang dipaparkan dalam rapat Dewan FIFA di Zurich, Swiss, pada Kamis (15/10/2026). FIFA merencanakan total investasi pengembangan sepak bola mencapai US$6,35 miliar atau sekitar Rp105 triliun selama empat tahun.
Program tersebut mencakup 211 asosiasi anggota FIFA di seluruh dunia. Nilai yang diusulkan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan alokasi US$10 juta per asosiasi yang sebelumnya direncanakan untuk periode 2027–2030.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut peningkatan dana itu sebagai bentuk komitmen organisasi untuk mendukung perkembangan sepak bola secara lebih luas.
“Dalam sepuluh tahun sejak saya menjadi Presiden FIFA, dana bantuan kita telah melonjak drastis, dari yang semula hanya 1 juta dolar AS kini menyentuh 25 juta dolar AS untuk setiap asosiasi anggota di seluruh dunia,” ujar Infantino, sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi FIFA.
Baca Juga
Menurut FIFA, peningkatan anggaran tersebut dimungkinkan oleh proyeksi keuntungan besar dari siklus keuangan 2023–2026, termasuk pendapatan komersial Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim nasional.
FIFA memperkirakan surplus untuk periode tersebut berada pada kisaran US$5,2 miliar hingga US$5,6 miliar. Meski demikian, organisasi itu tetap merencanakan mempertahankan dana cadangan sebesar US$1,7 miliar untuk menghadapi kebutuhan tak terduga.
Dana pengembangan yang diusulkan tidak hanya ditujukan untuk asosiasi nasional. FIFA juga merencanakan peningkatan dukungan bagi konfederasi kontinental, asosiasi regional, dan pemangku kepentingan lain dalam ekosistem sepak bola.
Penggunaannya akan diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, termasuk pengembangan sepak bola wanita, pembinaan pemain usia muda, proyek jangka panjang, serta pembangunan dan peningkatan infrastruktur olahraga.
Bagi Indonesia, peluang pendanaan tersebut dapat menjadi tambahan dukungan bagi program pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional. Namun, besaran alokasi dan mekanisme penggunaannya masih menunggu keputusan resmi FIFA.
FIFA menyatakan ketentuan mengenai persyaratan penerima, pengajuan proposal, persetujuan, pencairan, pengawasan, dan audit akan dimatangkan oleh komite terkait sebelum dibahas lebih lanjut oleh Dewan FIFA pada Desember 2026.
Selanjutnya, rencana tersebut akan diajukan untuk memperoleh persetujuan pada Kongres FIFA ke-77 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Dengan demikian, PSSI belum dapat menganggap dana tersebut sebagai anggaran yang sudah disahkan atau siap dicairkan.
(A. Rayyan K/Sumber: FIFA)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID