Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Bogor, Warga Rasakan Getaran hingga Lampu Bergoyang

gempailustrasi

Gempa bumi bermagnitudo 4,1 mengguncang wilayah Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (15/10/2026) sore. Getaran dirasakan warga di sejumlah kawasan, termasuk Pamijahan dan Kabandungan. (Foto ilustrasi: Pixabay)

GEBRAK.ID, BOGOR — Gempa bumi bermagnitudo 4,1 mengguncang wilayah Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (15/10/2026) sore. Getaran dirasakan warga di sejumlah kawasan, termasuk Pamijahan dan Kabandungan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada pukul 17.58 WIB. Berdasarkan informasi awal, pusat gempa berada di darat, sekitar 26 kilometer barat daya Kota Bogor, pada kedalaman 5 kilometer.

BMKG mencatat episentrum gempa berada pada koordinat 6,73 derajat Lintang Selatan dan 106,61 derajat Bujur Timur. Guncangan tersebut dilaporkan dirasakan di Pamijahan dan Kabandungan dengan intensitas IV dalam skala Modified Mercalli Intensity (MMI).

Seorang warga Bogor bernama Mutia mengaku merasakan getaran saat berada di wilayah Bogor Barat, dekat SMA Negeri 5 Bogor. Ia awalnya mengira hanya dirinya yang merasakan guncangan tersebut.

“Aku lagi di Bogor Barat, dekat SMA 5 Bogor, terjadi gempa, sekitar 17.59 WIB. Aku kira cuma sendiri yang ngerasain goyang, ternyata yang lain juga rasain, lampu di atas kami bergerak,” ujar Mutia.

Hingga informasi awal tersebut disampaikan, belum ada keterangan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa. Penyebab gempa juga belum dijelaskan secara terperinci dalam laporan awal BMKG.

Gempa M 3,5 Tercatat di Sukabumi

Sebelum gempa M 4,1 mengguncang Bogor, BMKG juga melaporkan kejadian gempa lain di wilayah Jawa Barat pada pukul 17.49 WIB.

Gempa bermagnitudo 3,5 tersebut berpusat sekitar 25 kilometer di utara Kabupaten Sukabumi. BMKG mencatat pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 6,77 derajat LS dan 106,60 derajat BT.

Informasi awal BMKG menyebutkan data gempa dapat mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan hasil pengolahan sensor dan analisis lebih lanjut.

Sebagai pembanding, katalog gempa signifikan BMKG juga mencatat gempa bermagnitudo 4,0 di wilayah barat daya Kota Bogor pada 8 Desember 2023, dengan kedalaman 5 kilometer. Namun, catatan historis tersebut merupakan kejadian berbeda dan tidak dapat dijadikan bukti bahwa kedua gempa pada Kamis sore ini memiliki penyebab yang sama.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. Warga juga dapat memeriksa kondisi bangunan di sekitarnya setelah guncangan dan menghindari bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

(Saeful Imam/Sumber: BMKG, CNN)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID