Godzilla Minus Zero Dibidik Oscar Lagi, Efek Visual Jadi Andalan Takashi Yamazaki
Tangkapan layar trailer film “Godzilla Minus Zero”. (Foto: Youtube @GodzillaToho)
GEBRAK.ID – Film Jepang Godzilla Minus Zero mulai mencuri perhatian dalam perburuan penghargaan perfilman bergengsi Academy Awards atau Oscar 2027. Sekuel garapan sutradara Takashi Yamazaki itu mendapat sambutan positif setelah melakukan pemutaran perdana dunia di Festival Film New York 2026.
Godzilla Minus Zero menjadi film pembuka Spotlight Gala pada Festival Film New York ke-64. Film berdurasi 135 menit tersebut melanjutkan kisah Godzilla Minus One dengan latar Jepang pada 1949, dua tahun setelah kejadian dalam film sebelumnya.
Perhatian terhadap film ini tidak lepas dari keberhasilan Godzilla Minus One yang membawa pulang Piala Oscar untuk kategori Efek Visual Terbaik pada Academy Awards 2024. Capaian tersebut menjadi kemenangan bersejarah bagi waralaba Godzilla di ajang Oscar.
Takashi Yamazaki mengaku tidak ingin terlalu memikirkan peluang film terbarunya untuk kembali masuk nominasi Oscar. Namun, sutradara yang juga memiliki latar belakang di bidang efek visual itu mengakui tetap menyimpan harapan.
“Maksud saya, saya mencoba untuk tidak memikirkan hal itu. Dan ini juga berlaku untuk Godzilla Minus One. Kami tidak tahu bahwa kami akan mendapatkan VFX Terbaik, atau bahkan dinominasikan. Bahkan nominasi saja sudah merupakan kemenangan bagi kami dengan Godzilla Minus One,” kata Yamazaki, seperti dikutip Variety, Kamis (1/10/2026).
Yamazaki menambahkan, selama peluang tersebut belum benar-benar tertutup, dirinya tetap sulit untuk tidak berharap.
Prediksi terhadap Godzilla Minus Zero juga muncul karena kualitas efek visual yang kembali menjadi salah satu daya tarik utama. Festival Film New York menggambarkan sekuel tersebut memiliki koreografi efek yang semakin mengesankan dibandingkan film sebelumnya.
Pada Godzilla Minus One, Yamazaki bersama tim Shirogumi mengerjakan 610 adegan efek visual dengan 35 seniman. Film tersebut dibuat dengan anggaran sekitar 15 juta dolar AS. Dengan kurs Rp16.500 per dolar AS, anggaran itu setara sekitar Rp247,5 miliar.
Keberhasilan tersebut membuat Godzilla Minus One mampu bersaing dengan sejumlah produksi Hollywood berbiaya jauh lebih besar. Film itu akhirnya memenangkan Oscar setelah mengalahkan film seperti Guardians of the Galaxy Vol. 3, Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One, dan Napoleon.
Untuk Godzilla Minus Zero, Kepala Editor Penghargaan Variety Clayton Davis memasukkannya dalam daftar prediksi lima film yang berpeluang mendapat nominasi Efek Visual Terbaik. Film Takashi Yamazaki berada dalam daftar bersama Dune: Part Three, Project Hail Mary, Spider-Man: Brand New Day, dan Wildwood.
Meski demikian, prediksi tersebut belum berarti Godzilla Minus Zero telah mendapatkan nominasi resmi. Daftar nominasi Oscar masih akan ditentukan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences.
Bagi Yamazaki, pencapaian film pertama sudah menjadi pengalaman penting. Kini, Godzilla Minus Zero memiliki tantangan baru untuk membuktikan bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar fenomena satu film.
(Devona R/Sumber: Variety)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID