John Herdman Sambut Gembira Liga Putri Indonesia Kembali Bergulir

herdman-wwcr-doorstop

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Foto: Tangkapan layar Antara)

GEBRAK.ID — Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyambut gembira bergulirnya kembali kompetisi sepak bola putri nasional setelah terhenti sejak 2019. Menurutnya, kehadiran liga menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pemain perempuan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk berkembang.

Herdman menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pembukaan Indonesia Women’s League (IWL) 2026/2027 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Laga pembuka yang mempertemukan Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women berakhir imbang 1-1.

Pelatih asal Inggris itu mengaku memiliki kedekatan dengan sepak bola putri. Sepanjang kariernya, Herdman pernah menangani tim nasional (timnas) putri Selandia Baru dan Kanada. Pengalaman tersebut membuatnya memahami pentingnya kompetisi domestik dalam membangun fondasi tim nasional yang kuat.

“Ini malam yang besar untuk menyaksikan pertandingan perdana sekaligus menjadi bagian dari perayaan. Saya pernah melihat liga sepak bola putri di Kanada dan Selandia Baru dimulai, dan melihat hal serupa malam ini merupakan sesuatu yang menggembirakan,” ujar Herdman.

Saat menangani Selandia Baru, Herdman membawa tim tersebut tampil di Piala Dunia Putri 2007 dan 2011 serta Olimpiade 2008. Bersama Kanada, ia mengantarkan tim meraih medali emas Pan American Games 2011 dan dua medali perunggu Olimpiade, masing-masing pada 2012 dan 2016.

Pengalaman itu membuat Herdman optimistis sepak bola putri Indonesia memiliki ruang untuk berkembang. Ia menilai kualitas permainan akan meningkat apabila para pemain mendapat kesempatan berkompetisi secara rutin.

“Saya rasa, karena saya telah terlibat dalam sepak bola putri selama sebagian besar karier saya, saya bisa melihat kualitas yang ditampilkan di lapangan. Kualitas itu akan terus berkembang seiring waktu,” kata Herdman.

IWL 2026/2027 diikuti enam klub, yakni Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Kompetisi menggunakan format tiga putaran sehingga setiap klub bertemu lawan yang sama sebanyak tiga kali pada fase reguler.

Berdasarkan jadwal penyelenggara, fase reguler berlangsung hingga Januari 2027. Empat tim teratas kemudian akan melanjutkan persaingan ke babak semifinal, disusul perebutan tempat ketiga dan partai final.

Herdman bahkan menyampaikan harapan yang lebih personal terkait perkembangan sepak bola putri Indonesia. Ia ingin kompetisi ini tumbuh hingga mampu menarik pemain dari berbagai negara. “Saya memiliki seorang putri. Saya berharap suatu hari nanti dia bisa datang dan bermain di Indonesia,” cetusnya.

Kembalinya liga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pembinaan, meningkatkan persaingan antarklub, dan memperkuat masa depan sepak bola putri Indonesia.

(A. Rayyan K/Sumber: I.League)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID