Logam Misterius Ditemukan di Kebun Sawit Kotim, TNI Turun Tangan Usut Asal-usulnya
Logam berkabel misterius jatuh di kebun sawit PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. (Foto: Dok. istimewa via detik.com)
GEBRAK.ID — Penemuan benda logam berukuran besar di perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memicu tanda tanya. Benda yang memiliki kabel dan sejumlah bekas terbakar itu ditemukan sehari setelah warga mendengar dentuman keras.
TNI bersama instansi terkait kini berkoordinasi untuk mengungkap asal-usulnya. Benda tersebut ditemukan pekerja perkebunan di kawasan Kilometer 26 Jalan Sampit-Pangkalan Bun, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Senin (19/10/2026) pagi. Menurut keterangan karyawan PT Agro Bukit, Karmansyah, objek itu berada di dalam parit, di area blok G/F 3839.
Benda tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar enam meter dan berat hampir 100 kilogram. Bentuknya menyerupai material logam dengan sambungan kabel serta bekas pengelasan. Sejumlah pekerja harus bekerja bersama untuk menangani benda yang ukurannya tidak biasa itu.
“Tidak ada tulisannya, seperti benda baru dibuat. Ada las-lasannya, pokoknya ada kabel-kabel penyambung,” kata Karmansyah, sebagaimana dikutip detikKalimantan.
Korem 102/Panju Panjung telah mengirim personel ke lokasi. Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko melalui Pasi Intel Korem 102/Panju Panjung Mayor Inf Andry Suwiatmojo mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi yang berwenang menangani persoalan keantariksaan dan benda asing.
Baca Juga
“Saat ini anggota kami sudah ke lokasi. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti instansi keantariksaan serta pihak penanganan benda asing untuk mengidentifikasi apa sebenarnya benda tersebut,” ujar Andry, Senin.
Andry menegaskan, berdasarkan informasi awal, benda itu bukan milik militer. Namun, identitas dan asalnya belum dapat dipastikan karena masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Aparat juga memasang garis polisi di sekitar lokasi dan meminta masyarakat tidak menyentuh ataupun memindahkannya.
Dugaan bahwa benda tersebut berkaitan dengan dentuman keras yang terdengar sehari sebelumnya juga belum terbukti. Warga bernama Julianto mengaku mendengar suara menggelegar pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, disertai getaran yang terasa cukup kuat.
“Iya hari kemarin memang ada suara dentuman yang sangat keras seperti petir, dan ada getaran, tetapi saya tidak tahu apa suara itu ada kaitannya dengan benda ini,” kata Julianto.
Prakirawan BMKG Kotim, Ibnu Hasan Ali, menyatakan pihaknya masih menelusuri sumber suara tersebut. BMKG belum bisa memastikan apakah dentuman itu berkaitan dengan meteor, sampah antariksa, atau fenomena lain.
“Kami belum bisa memastikan, kami masih melakukan penelusuran serta analisis lebih lanjut terkait kepastian sumber suara dan apakah benda tersebut benar merupakan meteor atau sampah antariksa (space debris),” ujar Ibnu.
Hingga Senin, belum ada hasil pemeriksaan resmi yang memastikan benda tersebut merupakan bagian pesawat, roket, satelit, atau material lainnya. Aparat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum identifikasi selesai.
(Saeful Imam/berbagai sumber)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID