Scaloni Prediksi Perpisahan Messi dengan Argentina Bakal Sangat Emosional
Lionel Scaloni memperkirakan perpisahan Lionel Messi dengan Timnas Argentina akan menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah. Laga menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026), akan menjadi pertandingan terakhir Messi bersama tim nasional. (Foto: AFA/AFP)
GEBRAK.ID — Lionel Scaloni memperkirakan perpisahan Lionel Messi dengan Timnas Argentina akan menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah La Albiceleste. Laga menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026), akan menjadi pertandingan terakhir Messi bersama tim nasional.
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi penampilan ke-208 Messi bersama Argentina. Scaloni menyebut publik akan memberikan penghormatan besar kepada kapten yang telah membawa negaranya meraih berbagai prestasi tersebut.
“Itu akan menjadi hari yang tak terlupakan,” kata Scaloni seperti diwartakan BeIN SPORTS, Minggu (4/10/2026).
Antusiasme suporter Argentina diperkirakan sangat besar. Scaloni bahkan menggambarkan kemungkinan Stadion Monumental tidak mampu menampung seluruh penggemar yang ingin menyaksikan langsung laga terakhir Messi.
“Saya membayangkan bila ada lima Stadion Monumental, semuanya akan penuh,” ujar Scaloni.
Messi memutuskan mengakhiri perjalanan internasionalnya setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut menandai berakhirnya era panjang pemain yang menjadi simbol sepak bola Argentina selama hampir dua dekade.
Selama membela La Albiceleste, Messi mencatat 208 penampilan sekaligus menjadi pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah Argentina. Ia juga memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak negaranya dengan koleksi 125 gol.
Pemain berusia 39 tahun itu turut mengukir sejumlah catatan penting di Piala Dunia. Messi menjadi satu-satunya pemain yang pernah tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia. Ia juga tercatat sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak dalam sejarah turnamen tersebut, yakni 33 kontribusi yang terdiri dari 21 gol dan 12 assist.
Puncak perjalanan Messi bersama Argentina terjadi ketika ia mengantarkan La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Setelah melewati berbagai kegagalan di turnamen besar, Messi akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia bersama negaranya.
Kini Argentina mulai menatap era setelah Messi. Sejumlah pemain muda seperti Nico Paz dan Franco Mastantuono mulai menunjukkan perkembangan menjanjikan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Scaloni diperkirakan tetap menangani Argentina hingga Copa America 2028 dan berpeluang melanjutkan tugasnya sampai Piala Dunia 2030. Gelandang Enzo Fernandez menilai keberlanjutan Scaloni sangat penting agar Argentina tetap kompetitif.
“Dia yang membangun tim ini. Kami harus terus bersaing di level tertinggi,” kata Fernandez.
Laga melawan Benin pun menjadi penanda berakhirnya sebuah era. Argentina tidak hanya melepas kapten dan pencetak gol terbanyaknya, tetapi juga sosok yang menjadi bagian penting dari perjalanan mereka hingga mencapai puncak sepak bola dunia.
(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID