Thomas Tuchel Akui Inggris Bakal Kesulitan Cari Pengganti Harry Kane, Ini Alasannya

inggris-harry-kane

Penyerang Bayern Muenchen dan timnas Inggris, Harry Kane. (Foto: X/FIFA)

GEBRAK.ID – Pelatih tim nasional (timnas) Inggris, Thomas Tuchel, mengakui timnya bakal menghadapi tantangan besar untuk mencari sosok pengganti Harry Kane. Menurutnya, penyerang Bayern Muenchen tersebut memiliki kemampuan dan karakter yang sulit ditandingi pemain lain.

Tuchel menilai Kane bukan sekadar pencetak gol andalan, melainkan juga pemain yang memiliki etos kerja tinggi dan mampu menggerakkan rekan-rekannya di lapangan. Karena itu, Inggris tidak bisa begitu saja mencari pemain lain dengan kemampuan serupa ketika sang kapten mengakhiri kiprahnya bersama The Three Lions.

“Anda tidak akan mendapatkan Harry Kane yang lain. Dia adalah pemain pertama yang mendorong semua orang dan itu merupakan pola pikirnya. Dia telah menjadi penyerang yang sangat pekerja keras selain memiliki kemampuan penyelesaian akhir. Dia adalah paket yang lengkap,” kata Tuchel, dikutip dari FotMob, Kamis (1/10/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah Kane kembali menambah catatan golnya bersama Inggris. Penyerang berusia 33 tahun itu mencetak gol ke-87 ketika Inggris menghadapi Republik Ceko pada Rabu (30/9/2026).

Gol tersebut semakin mengukuhkan posisi Kane sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Inggris. Ia juga semakin dekat dengan rekor penampilan terbanyak yang saat ini dipegang mantan kiper Inggris, Peter Shilton, dengan 125 penampilan.

Kane hanya membutuhkan dua pertandingan lagi untuk menyamai rekor tersebut. Pencapaian itu sekaligus memperlihatkan besarnya kontribusi sang penyerang bagi timnas Inggris selama bertahun-tahun.

Meski demikian, Tuchel tidak ingin terburu-buru menentukan pemain yang akan menggantikan Kane. Pelatih asal Jerman itu mengaku tengah mempertimbangkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan mengubah posisi pemain yang sudah ada di skuadnya.

Salah satu eksperimen yang telah dilakukan Tuchel adalah menempatkan Jude Bellingham sebagai penyerang tengah atau nomor sembilan. Gelandang Real Madrid tersebut memiliki kemampuan menyerang yang dinilai dapat memberikan alternatif bagi Inggris.

“Kami mencari opsi dan solusi yang berbeda. Kami mengakhiri pertandingan dengan Jude Bellingham sebagai pemain nomor sembilan. Akan ada pemain lain, tetapi dia tidak akan menjadi Harry atau salinan Harry,” ujar Tuchel.

Tuchel menegaskan, Inggris akan mencari pendekatan berbeda ketika saatnya tiba. Namun, pelatih berusia 53 tahun itu juga menyadari bahwa proses tersebut mungkin membutuhkan waktu panjang.

“Kami akan menemukan solusi ketika waktunya tiba, tetapi mungkin bukan saya yang akan melakukannya. Mungkin masih 10 tahun lagi,” jelas dia.

Pernyataan Tuchel sekaligus menunjukkan bahwa Inggris tidak hanya membutuhkan penyerang yang mampu mencetak gol, tetapi juga pemain yang bisa menjalankan berbagai peran seperti Kane.

Sementara itu, Kane masih menjadi tumpuan utama lini depan Inggris. Konsistensi mencetak gol bersama Bayern Muenchen dan tim nasional membuatnya tetap menjadi figur penting dalam rencana Tuchel menghadapi berbagai kompetisi mendatang.

(Damar Pratama/Sumber: The Guardian)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID