Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Peru, Tutup Copa das Nacoes 2026 dengan Tiga Kekalahan

timnas futsal 2026 ffi

Timnas Futsal Indonesia menutup kiprahnya di Copa das Nacoes de Futsal 2026 dengan hasil mengecewakan. Skuad Garuda kalah 1-2 dari Peru dalam pertandingan perebutan peringkat kelima di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Parana, Brasil, Minggu (18/10/2026) dini hari WIB. (Foto: FFI)

GEBRAK.ID — Timnas Futsal Indonesia menutup kiprahnya di Copa das Nacoes de Futsal 2026 dengan hasil mengecewakan. Skuad Garuda kalah 1-2 dari Peru dalam pertandingan perebutan peringkat kelima di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Parana, Brasil, Minggu (18/10/2026) dini hari WIB.

Peru lebih dulu menguasai pertandingan dengan mencetak dua gol melalui Usquiano dan Juarez. Indonesia hanya mampu membalas satu gol lewat Yogi Saputra sehingga gagal mengakhiri turnamen dengan kemenangan.

Hasil tersebut melengkapi catatan tiga kekalahan Indonesia selama mengikuti turnamen. Sebelumnya, tim asuhan pelatih Hector Souto menyerah 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka, kemudian kalah 0-2 dari Tanjung Verde dalam laga kedua fase grup.

Dalam pertandingan melawan Peru, Indonesia kembali menghadapi tantangan untuk membongkar pertahanan lawan. Peru membuka keunggulan melalui Usquiano yang menyelesaikan umpan dari kiper Jesus Herrera. Pemain bernomor punggung tiga itu menyelinap di antara kiper Ahmad Habiebie dan Rio Pangestu sebelum menuntaskan peluang dari jarak dekat.

Indonesia berusaha merespons gol tersebut dengan meningkatkan tekanan. Sejumlah peluang tercipta, tetapi belum membuahkan hasil. Yogi Saputra sempat mengancam melalui tendangan bebas, sedangkan Samuel Eko hampir menyamakan kedudukan saat memperoleh kesempatan menembak ke gawang yang sudah kosong.

Sayangnya, bola hasil tendangan Samuel hanya membentur tiang. Kegagalan memaksimalkan peluang itu membuat Indonesia belum mampu mengubah kedudukan.

Peru kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Jesus Herrera mengirimkan umpan jauh ke tiang jauh yang berhasil diselesaikan Juarez di depan gawang Indonesia.

Tertinggal dua gol, skuad Garuda terus berupaya mengejar ketertinggalan. Usaha tersebut akhirnya menghasilkan gol melalui Yogi Saputra. Ia memanfaatkan sepak pojok yang dikirim Rizki Xavier untuk memperkecil skor menjadi 1-2.

Namun, gol itu belum cukup untuk menyelamatkan Indonesia dari kekalahan. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Peru pun mengamankan kemenangan dalam perebutan peringkat kelima, sedangkan Indonesia harus puas menutup turnamen tanpa meraih kemenangan.

Sebelum kekalahan dari Peru, pelatih Hector Souto sempat menilai Indonesia mampu bersaing dalam beberapa periode pertandingan melawan Brasil, meski kalah 0-3. “Namun, menurut saya, dalam beberapa periode pertandingan, kami mampu bersaing dengan sangat baik,” kata Souto, Jumat (16/10/2026).

Evaluasi dari rangkaian pertandingan di Brasil menjadi pekerjaan penting bagi tim pelatih untuk memperbaiki efektivitas serangan dan pertahanan. Indonesia memiliki sejumlah peluang dalam laga penutup, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol yang cukup untuk meraih hasil positif.

(A. Rayyan K/Sumber: FFI)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID