Bos Aprilia Tantang Marc Marquez di Aragon, Bidik Kemenangan di Kandang Juara Bertahan

Aprilia membidik kemenangan di MotoGP Aragon 2026. Massimo Rivola siap menantang dominasi Marc Marquez di sirkuit favoritnya.

Pembalap MotoGP dari tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP)

Pembalap MotoGP dari tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA — Aprilia Racing mulai memasang target tinggi menjelang MotoGP Aragon 2026. Bos tim asal Noale, Massimo Rivola, bertekad membawa Aprilia meraih kemenangan di sirkuit yang selama ini menjadi salah satu wilayah dominasi Marc Marquez.

Kepercayaan diri Rivola meningkat setelah Aprilia mengamankan dua posisi podium pada MotoGP Inggris. Jorge Martin finis di posisi kedua, sedangkan Marco Bezzecchi menyusul di urutan ketiga.

Hasil tersebut membuat Aprilia semakin yakin mampu bersaing di barisan depan. Rivola pun tidak ingin timnya sekadar menjadi pesaing Marc Marquez ketika MotoGP Aragon berlangsung pada 30 Agustus mendatang.

“Kami tahu balapan selanjutnya berada di wilayah Marc Marquez, tapi kami akan melakukan berbagai cara untuk bisa terus kompetitif,” kata Rivola dalam laman Aprilia Racing, Senin (10/8/2026).

Sirkuit MotorLand Aragon memang memiliki sejarah panjang dengan Marc Marquez. Pembalap Ducati Lenovo itu memegang rekor lap tercepat di sirkuit tersebut dan menjadi salah satu penguasa utama dalam perjalanan MotoGP Aragon.

Marc juga tercatat mengoleksi tujuh kemenangan di Aragon. Jumlah tersebut membuatnya menjadi pembalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut.

Tidak hanya itu, Marc memiliki catatan tujuh pole position di Aragon. Rekor tersebut menunjukkan betapa kuatnya juara dunia tujuh kali itu ketika tampil di lintasan yang menjadi salah satu favoritnya.

Aprilia kini datang dengan modal berbeda. Performa Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di MotoGP Inggris memberi sinyal bahwa motor Aprilia mampu memberikan tekanan kepada para rival di papan atas.

Rivola tentu ingin momentum tersebut berlanjut ke Aragon. Aprilia bahkan berambisi menghentikan dominasi Marc Marquez di lintasan tersebut.

Peluang itu semakin terbuka jika melihat situasi Marc pada balapan terakhir. Pembalap Ducati Lenovo tersebut justru mengalami kesulitan di MotoGP Inggris dan hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.

Meski demikian, catatan Marc di Aragon membuat Aprilia tetap harus bekerja keras. Pengalaman, kecepatan, dan rekornya di lintasan tersebut menjadi tantangan besar bagi Martin, Bezzecchi, serta para pembalap lainnya.

MotoGP Aragon 2026 akan berlangsung pada 30 Agustus. Balapan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi konsistensi Aprilia setelah berhasil menempatkan dua pembalapnya di podium MotoGP Inggris.

(Sumber: Aprilia Racing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *