Fulham Walk Out, Malaga Cetak Penalti ke Gawang Kosong dan Klaim Trofi

gol bola masuk gawang pixa

Fulham meninggalkan lapangan setelah laga kontra Malaga imbang 2-2. Malaga tetap cetak penalti ke gawang kosong dan mengeklaim trofi. (Foto ilustrasi: Pixabay)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID — Laga pramusim antara Malaga dan Fulham berakhir dengan drama tak biasa. Kedua tim bermain imbang 2-2, tetapi pertandingan berujung kontroversi setelah Fulham meninggalkan lapangan dan Malaga tetap melakukan adu penalti.

Pertandingan bertajuk Trofeo Costa del Sol Cervezas Victoria itu berlangsung di Estadio La Rosaleda, Spanyol, Rabu (12/8/2026). Duel yang semestinya menjadi bagian dari persiapan kedua tim menghadapi musim baru justru berakhir dengan insiden yang menyita perhatian.

Fulham sempat dua kali unggul dalam pertandingan. Ryan Sessegnon membuka skor pada menit ke-24 sebelum Chupete membawa Malaga menyamakan kedudukan.

Alex Iwobi kemudian kembali membuat Fulham berada di depan. Namun, Malaga memperoleh penalti pada menit ke-90 dan Eneko Jauregi berhasil mengubah skor menjadi 2-2.

Hasil imbang tersebut memunculkan persoalan baru. Malaga bersiap melanjutkan pertandingan melalui adu penalti untuk menentukan pemenang trofi. Namun, para pemain Fulham justru meninggalkan lapangan.

Fulham kemudian memberikan penjelasan bahwa kedua klub sebelumnya telah menyepakati pertandingan tidak akan dilanjutkan dengan adu penalti jika skor berakhir imbang.

“Kami menyatakan bahwa sebelum pertandingan, kedua tim sudah sepakat tidak akan ada adu penalti andaikata laga berakhir imbang,” demikian pernyataan Fulham di X.

Malaga memiliki pandangan berbeda. Klub asal Spanyol tersebut menyebut adu penalti memang masuk dalam rencana pertandingan. Málaga menyatakan Fulham meninggalkan lapangan karena menganggap adu penalti tidak tercantum dalam kontrak pertandingan.

Perbedaan pemahaman itu membuat Málaga tetap menjalankan eksekusi penalti. Eneko Jauregi maju sebagai penendang dan melepaskan bola ke arah gawang Fulham yang sudah tidak dijaga pemain.

Bola akhirnya bersarang di gawang kosong. Malaga kemudian merayakan eksekusi tersebut bersama pemain dan pendukung mereka sekaligus mengeklaim diri sebagai pemenang Trofeo Costa del Sol.

Dengan demikian, trofi turnamen tersebut berakhir di tangan Malaga setelah laga tidak dilanjutkan dengan adu penalti yang mempertemukan kedua tim.

Drama pertandingan juga sudah terjadi sebelum insiden setelah peluit panjang. Pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, mendapat kartu merah setelah memprotes keputusan wasit.

Arbeloa baru ditunjuk sebagai pelatih Fulham pada Juli 2026 untuk menggantikan Marco Silva. Pertandingan menghadapi Malaga menjadi salah satu laga terakhir Fulham dalam rangkaian persiapan mereka menuju musim baru Premier League.

Sementara bagi Malaga, laga tersebut menjadi pertandingan pemanasan terakhir sebelum menjalani musim 2026/2027 LaLiga Spanyol. Malaga dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada laga pembuka pada 19 Agustus 2026.

Hasil imbang 2-2 kini justru kalah ramai dibandingkan kontroversi yang muncul setelah pertandingan. Trofi Costa del Sol akhirnya diklaim Málaga setelah satu penalti ditembakkan ke gawang kosong ketika Fulham sudah meninggalkan lapangan.

(Berbagai Sumber)