Inter Miami Minta Publik Beri Messi Privasi Setelah Kehilangan Sang Ayah Tercinta

messi-inter-miami-belakang-kepal-tangan

Lionel Messi kembali memperkuat Inter Miami setelah menghadiri pemakaman ayahnya, Jorge Messi, yang meninggal dunia pada pekan lalu. Di tengah kesedihan tersebut, pelatih Inter Miami Guillermo Hoyos meminta publik memberikan ruang dan privasi kepada pemain berusia 39 tahun itu. (Foto: Inter Miami)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA — Lionel Messi kembali memperkuat Inter Miami setelah menghadiri pemakaman ayahnya, Jorge Messi, yang meninggal dunia pada pekan lalu. Di tengah kesedihan tersebut, pelatih Inter Miami Guillermo Hoyos meminta publik memberikan ruang dan privasi kepada pemain berusia 39 tahun itu.

Jorge Messi meninggal dunia dalam usia 68 tahun di Rosario, Argentina, pada Sabtu (8/8/2026) setelah mengalami sakit serius. Kabar tersebut diketahui publik ketika Messi masih memperkuat Argentina pada Piala Dunia 2026.

Messi langsung kembali ke Rosario untuk menghadiri pemakaman sang ayah pada Minggu (9/8/2026). Namun, tidak lama setelah itu, ia kembali bergabung dengan Inter Miami.

Messi bahkan tampil dalam laga Inter Miami melawan Club Leon pada ajang Leagues Cup 2026, Kamis (13/8/2026) pagi WIB. Ia masuk pada babak kedua ketika Inter Miami akhirnya kalah 2-3. Kehadirannya mendapat sambutan tepuk tangan dari penonton.

Setelah pertandingan tersebut, Messi kembali menjalani latihan pada Jumat untuk mempersiapkan diri menghadapi Nashville dalam lanjutan MLS pada Minggu (16/8/2026) pukul 07.30 WIB.

Baca juga: Ayah Lionel Messi, Jorge Messi Meninggal Dunia pada Usia 68 Tahun

Namun, Hoyos menilai Messi tetap membutuhkan waktu untuk menghadapi kehilangan tersebut. Ia meminta publik tidak memberikan tekanan berlebihan kepada kapten Inter Miami itu.

“Saya pikir semuanya perlu berjalan secara bertahap; ada rasa sakit yang mendalam, dan ini bukanlah sesuatu yang berubah dalam semalam,” kata Hoyos, Jumat, dikutip ESPN.

Menurut Hoyos, suasana tenang justru menjadi hal yang paling dibutuhkan Messi saat ini. Ia berharap publik dapat menghormati ruang pribadi Messi dan keluarganya.

“Jadi, saya percaya keheningan adalah pendekatan terbaik, keheningan, ketenangan, dan kedamaian, membiarkannya menemukan momen-momennya sendiri,” ujar Hoyos.

Pelatih Inter Miami tersebut juga mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan tanpa mengganggu proses Messi dalam menghadapi masa berduka.

“Kita perlu berdiri di sisinya, berbagi dalam keheningan itu; bagi saya, keheningan itu penting, itu membantu seseorang akhirnya menemukan jalan ke depan. Dia benar-benar orang yang luar biasa, dan dia memiliki keluarga yang luar biasa,” tutur Hoyos.

Jorge Messi memiliki peran besar dalam perjalanan karier putranya. Ia tidak hanya menjadi sosok ayah, tetapi juga terlibat langsung dalam perjalanan profesional Messi sebagai agen.

Jorge turut mendampingi Messi ketika meninggalkan Rosario menuju Barcelona saat masih belia. Perpindahan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Messi dalam mengejar impian hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu pesepak bola ternama dunia.

Kini, Messi kembali menjalani aktivitas bersama Inter Miami di tengah masa duka. Hoyos menegaskan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu dan publik sebaiknya memberikan ruang bagi Messi untuk melewati kehilangan sang ayah bersama keluarganya.

(Sumber: ESPN)