Sorotan Soal Agama Islam Muncul Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas, Zidane Dibela Pemerintah Prancis

zidane

Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Timnas Prancis memunculkan sorotan di luar lapangan. Sejumlah pihak mempertanyakan agama Islam yang dianut legenda sepak bola tersebut. (Foto: UEFA)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA — Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Timnas Prancis memunculkan sorotan di luar lapangan. Sejumlah pihak mempertanyakan agama Islam yang dianut legenda sepak bola tersebut.

Zidane ditunjuk untuk menggantikan Didier Deschamps yang telah menangani Les Bleus selama 14 tahun. Di bawah Deschamps, Prancis berhasil meraih gelar Piala Dunia dan UEFA Nations League.

Namun, kedatangan Zidane justru mendapat perhatian dari sejumlah pihak yang menyinggung keyakinannya. Isu tersebut bahkan memicu kritik karena dianggap tidak semestinya menjadi persoalan dalam penunjukan seorang pelatih tim nasional (timnas).

Anggota Parlemen Prancis dari Partai La France Insoumise, Abdelkader Lahmar, secara terbuka membela Zidane. Ia mempertanyakan alasan agama menjadi bahan pembicaraan ketika mantan bintang Real Madrid itu dipercaya menangani Timnas Prancis.

“Kami tidak pernah menanyakan soal agama kepada Didier Deschamps, Laurent Blanc, Raymond Domenech, Jacques Santini, Roger Lemerre, atau Aime Jacquet saat mereka ditunjuk. Lalu mengapa pertanyaan ini diajukan kepada Zidane,” tulis Lahmar melalui akun X, Minggu (16/8/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan terhadap Zidane yang selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh terbesar dalam sejarah sepak bola Prancis. Ia memiliki rekam jejak panjang bersama Les Bleus, termasuk ketika membawa Prancis meraih Piala Dunia.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) sendiri tidak terlihat terganggu dengan munculnya isu tersebut. Federasi tetap fokus mempersiapkan tim menghadapi agenda kompetisi internasional dan meyakini Zidane juga akan berkonsentrasi pada tugasnya sebagai pelatih.

Tantangan pertama Zidane bersama Prancis akan datang pada ajang UEFA Nations League. Les Bleus dijadwalkan menghadapi sejumlah lawan tangguh, termasuk Italia, Belgia, dan Turki pada fase grup.

Pergantian pelatih itu sekaligus menandai babak baru bagi Timnas Prancis setelah era panjang Deschamps. Zidane kini dituntut meneruskan prestasi pendahulunya sekaligus membangun skuad yang mampu bersaing di level tertinggi.

Di tengah persiapan tersebut, pembelaan dari Abdelkader Lahmar menunjukkan bahwa isu mengenai agama Zidane justru mendapat perhatian dari ranah politik. Lahmar menilai pertanyaan serupa tidak pernah menjadi sorotan ketika pelatih-pelatih Prancis sebelumnya mendapatkan jabatan tersebut.

Bagi FFF, persoalan utama tetap berada di lapangan. Zidane harus segera menyatukan para pemain dan menyiapkan strategi menghadapi persaingan berat di UEFA Nations League.

Penunjukannya pun menjadi salah satu perhatian besar sepak bola Prancis. Zidane bukan hanya membawa nama besar sebagai mantan pemain, tetapi juga ekspektasi tinggi untuk mengembalikan Les Bleus ke jalur prestasi.

(Sumber: FFF)