CATL Buka Layanan Perbaikan Baterai di 100 Kota Dunia, Biaya Bisa Lebih Murah
Raksasa baterai asal China, CATL, memperluas jaringan perbaikan baterai kendaraan listrik ke seluruh dunia. Layanan ini memungkinkan perbaikan sel baterai secara individual, tidak perlu ganti satu paket utuh.( Foto: ist)
(Editor: Dinar Kencana
GEBRAK. ID, JAKARTA– Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), produsen baterai kendaraan listrik terbesar dunia, terus memperluas lini bisnisnya. Tidak hanya memproduksi baterai, CATL kini serius menggarap layanan purnajual melalui perbaikan baterai yang lebih terjangkau.
Melalui merek layanan independen bernama Ning Service, CATL berencana memperluas jaringan pusat perbaikan baterai hingga menjangkau 100 kota di seluruh dunia pada akhir 2026. Langkah ini diumumkan dalam acara Ning Day 2026 di Haikou, China.
Teknologi Perbaikan CTP, Biaya Turun Drastis
Salah satu inovasi utama yang ditawarkan adalah teknologi perbaikan cell-to-pack (CTP). Pendekatan ini memungkinkan teknisi mengganti sel baterai yang bermasalah secara individual, tanpa harus mengganti seluruh paket baterai. CATL menyebut pendekatan ini bisa menekan biaya perbaikan hingga 10 kali lipat. Jika sebelumnya perbaikan bisa mencapai 100.000 yuan (sekitar Rp220 jutaan), dengan metode baru biayanya turun menjadi sekitar 10.000 yuan (sekitar Rp22 juta).
Angka ini tentu jauh lebih murah dibandingkan penggantian satu paket utuh yang harganya bisa setara setengah harga mobil baru. “Layanan ini hadir untuk memutus siklus perbaikan EV yang hanya mengandalkan penggantian komponen utuh, dan beralih ke metode ‘perbaikan presisi yang terarah’,” demikian pernyataan resmi CATL yang dikutip dari situs CarNewsChina.
.Jaringan Global dan Otomatisasi Robotik
Saat ini, Ning Service telah memiliki 1.376 pusat layanan waralaba yang tersebar di 84 negara. Khusus pusat layanan yang dikelola langsung (directly-operated store/DOS), CATL sudah mengoperasikan delapan pusat di China, serta dua pusat internasional di Norwegia dan Istanbul, Turki.
Untuk mempercepat proses, Ning Service mengandalkan otomatisasi robotik. Robot-robot pada lini perbaikan diklaim mampu melakukan pemotongan, pengecatan, hingga pengaplikasian perekat pada paket baterai tanpa intervensi manusia secara langsung. Waktu perbaikan pun ditargetkan maksimal 72 jam.
Selain pusat tetap, CATL juga menghadirkan armada truk perbaikan keliling. Truk listrik dengan jarak tempuh hingga 800 kilometer ini mampu melakukan 30 prosedur diagnostik dan 50 jenis perbaikan, yang disebut bisa menangani 90% kasus kerusakan tidak berat. Dengan layanan mobil, waktu perbaikan bisa dipangkas dari 72 jam menjadi 48 jam.
Buka untuk Semua Merek, Termasuk Thailand
Salah satu kabar baik lainnya, layanan Ning Service kini tidak lagi eksklusif untuk kendaraan yang menggunakan baterai CATL. Pusat layanan disebut terbuka untuk berbagai merek kendaraan energi baru (NEV). Cakupan layanan saat ini sudah menjangkau 76,8% model NEV yang dipasarkan di China, meningkat dari sebelumnya 47% .Di kawasan Asia Tenggara, CATL telah membuka pusat pengalaman layanan di Bangkok, Thailand, sejak tahun 2025.
Ini menjadi pintu masuk penting bagi ekspansi CATL di wilayah ini, mengingat pasar kendaraan listrik di ASEAN tengah tumbuh pesat. Meski begitu, CATL dan Ning Service belum mengungkap struktur harga terbaru secara rinci. Besaran biaya kemungkinan akan bergantung pada jenis kendaraan serta tingkat kerusakan yang ditemukan.
(berbagai sumber)
