Roger Federer Terima Cincin Hall of Fame di US Open, Karier Gemilangnya Kembali Dikenang

federer atp cincin

Legenda tenis asal Swiss, Roger Federer, menerima cincin International Tennis Hall of Fame di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, Selasa (1/9/2026) WIB. (Foto: ATP)

GEBRAK.ID — Legenda tenis Swiss Roger Federer mendapat penghormatan khusus di tengah perhelatan US Open 2026. Dua hari setelah resmi masuk International Tennis Hall of Fame, Federer menerima cincin Hall of Fame di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat.

Cincin tersebut diserahkan Kim Clijsters, Wakil Presiden International Tennis Hall of Fame yang juga telah menjadi anggota Hall of Fame sejak 2017. Momen seremoni berlangsung di hadapan penonton US Open, Selasa WIB.

“Betapa menyenangkannya bisa kembali ke New York,” kata Federer, dikutip dari ATP.

Federer kemudian mengenakan cincin tersebut dan mengangkat tangannya untuk memperlihatkannya kepada penonton. Sorakan meriah langsung terdengar dari tribun Arthur Ashe Stadium.

Penghormatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan setelah Federer resmi diabadikan dalam International Tennis Hall of Fame pada Sabtu (28/8). Ia masuk bersama mantan petenis Amerika Serikat sekaligus penyiar Mary Carillo.

Prestasi Federer

Masuknya Federer ke Hall of Fame menjadi penanda lain dari perjalanan panjang salah satu pemain terbesar dalam sejarah tenis.

Sepanjang karier profesionalnya, Federer mengoleksi 103 gelar level tur. Dari jumlah tersebut, 20 di antaranya merupakan gelar Grand Slam.

Ia juga pernah menduduki posisi nomor satu dunia selama 310 pekan dalam peringkat ATP. Catatan tersebut mempertegas dominasinya di era persaingan sengit bersama Rafael Nadal dan Novak Djokovic.

“Saya mendapat kesempatan untuk melihat kembali semua orang luar biasa yang telah membantu saya sepanjang perjalanan, permainan yang sangat saya cintai, dan apa yang telah diberikannya kepada saya,” ujar Federer.

Kembali ke US Open

Kehadiran Federer di New York kali ini bukan sebagai petenis yang mengejar gelar. Ia sebelumnya tampil dalam pertandingan ekshibisi bersama sejumlah mantan petenis nomor satu dunia.

Federer sempat memainkan satu set melawan Andy Roddick. Setelah itu, ia berpasangan dengan John McEnroe untuk menghadapi duet Roddick dan Andre Agassi.

Penampilan tersebut menjadi momen spesial karena Federer terakhir kali turun sebagai pemain di US Open pada 2019. Kini, enam tahun berselang, ia kembali ke Arthur Ashe Stadium dengan status berbeda: legenda yang telah resmi menjadi bagian dari International Tennis Hall of Fame.

(A. Rayyan K/Sumber: ATP)