Aubameyang Pensiun dari Timnas Gabon, Merasa Dipermalukan Usai Piala Afrika

Aubameyang Deportivo La Coruna

Kapten Timnas Gabon Pierre-Emerick Aubameyang memutuskan mengakhiri kiprahnya di level internasional. Penyerang berusia 37 tahun itu memilih mundur setelah merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah negaranya. (Foto: YahooSports/Instagram)

GEBRAK.ID — Kapten Timnas Gabon Pierre-Emerick Aubameyang memutuskan mengakhiri kiprahnya di level internasional. Penyerang berusia 37 tahun itu memilih mundur setelah merasa diperlakukan tidak adil oleh pemerintah negaranya.

Aubameyang mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah Gabon yang sempat menyalahkannya atas kegagalan tim di Piala Afrika 2025 di Maroko. Situasi semakin rumit setelah dirinya sempat dicoret dari tim nasional sebelum kembali dipanggil.

“Mereka mempermalukan dan mencemarkan nama saya, padahal saya bermain di Piala Afrika dalam kondisi cedera,” ujar Aubameyang dalam wawancara televisi. “Ini sudah menjadi batas terakhir dan saya memilih berhenti sampai di sini.”

Gabon tersingkir pada fase grup Piala Afrika setelah menelan tiga kekalahan, termasuk ketika menghadapi Pantai Gading. Presiden Gabon Brice Clotaire Oligui Nguema bahkan menyebut hasil tersebut sebagai pukulan terhadap identitas nasional.

Pemerintah kemudian memecat staf kepelatihan, menangguhkan aktivitas tim nasional untuk sementara, serta mencoret Aubameyang dan Bruno Ecuele Manga yang kini berusia 38 tahun.

Keputusan tersebut memicu kemarahan sejumlah pendukung Gabon. Aubameyang pun menilai persoalan tim nasional tidak bisa dibebankan hanya kepada dirinya.

“Saya pikir masalah tim ini jauh lebih dalam daripada sosok kecil seperti saya,” kata mantan striker Borussia Dortmund dan Arsenal tersebut.

Setelah meninggalkan Marseille, Aubameyang kini mencoba tantangan baru di Eropa bersama Deportivo La Coruna. Klub tersebut baru kembali ke La Liga setelah lama berada di luar kompetisi kasta tertinggi Spanyol.

Kepergian Aubameyang membuat pelatih baru Gabon, Sebastien Migne, harus menyusun kembali skuad tanpa striker senior tersebut. Migne segera menghadapi agenda kualifikasi Piala Afrika tahun depan.

Gabon berada di Grup A bersama Maroko, Niger, dan Lesotho. Maroko sendiri merupakan salah satu peserta yang mencapai perempat final Piala Dunia.

(Damar Pratama/Sumber: Tribal Football)