Persija Vs Persib Resmi Digelar di GBK, I-League Tegaskan Keamanan Jadi Prioritas
Duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan kembali tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026). I-League memastikan seluruh persiapan dan perizinan pertandingan telah berjalan sesuai rencana. (Foto: I.League)
GEBRAK.ID, JAKARTA — Duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan kembali tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026). I-League memastikan seluruh persiapan dan perizinan pertandingan telah berjalan sesuai rencana.
Direktur Utama I-League Ferry Paulus mengatakan, pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 itu akan dimulai pukul 15.30 WIB. Menurut dia, izin dari kepolisian maupun pengelola SUGBK telah diterbitkan sehingga tidak ada perubahan lokasi pertandingan.
“Kami tahu bahwa pertandingan ini sudah cukup lumayan lama tidak ada di Jakarta ya, beberapa kali karena padat dan kesibukannya kota Jakarta sehingga tidak digelar di Jakarta,” ujar Ferry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/9/2026). “Pertandingan kali ini secara prinsip izin-izin juga sudah terbit.”
Kepastian tersebut menjadi momentum penting bagi Persija dan Persib. Kedua tim terakhir kali bertemu di Jakarta ketika Persija menjamu Persib di SUGBK pada 10 Juli 2019. Pertandingan saat itu berakhir 1-1. Setelah itu, Persija tidak lagi menggelar laga kandang melawan rivalnya tersebut di Jakarta karena berbagai pertimbangan keamanan.
Bahkan pada musim lalu, Persija harus menjamu Persib di Stadion Segiri, Samarinda. Kini, setelah tujuh tahun, Macan Kemayoran akhirnya kembali mendapat kesempatan memainkan laga kandang kontra Maung Bandung di ibu kota.
Meski izin pertandingan sudah terbit, I-League tetap menaruh perhatian besar terhadap aspek keamanan. Rivalitas panjang kedua kelompok suporter membuat pertandingan ini masuk kategori laga dengan tensi tinggi.
Ferry meminta penonton dan suporter kedua klub menjaga ketertiban selama pertandingan. I-League juga menyatakan akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengambil tindakan terhadap pihak yang melakukan pelanggaran.
“Oleh karena itu kami akan selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk meminta kepada kepolisian jika ada penonton atau suporter yang sifatnya merugikan, baik itu anarkisme dan hal-hal yang negatif, bahkan sampai mengarah kepada kriminal, maka kita akan mendorong Polri untuk menangkapnya, menindaknya secara tegas,” kata Ferry.
I-League dan PSSI juga mengimbau pendukung Persib untuk tidak datang langsung ke Jakarta demi menjaga keamanan pertandingan. Imbauan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi agar rivalitas Persija dan Persib tetap berlangsung di dalam lapangan tanpa menimbulkan persoalan di luar stadion.
Dari sisi persaingan, Persib datang dengan catatan positif. Dalam lima pertemuan terakhir di berbagai kompetisi, Persib belum terkalahkan dari Persija dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Pertemuan terakhir pada 10 Mei 2026 bahkan dimenangi Persib dengan skor 2-1 di Stadion Segiri.
Dengan status sebagai laga besar yang kembali digelar di Jakarta, duel Persija dan Persib bukan hanya menjadi pertarungan gengsi, tetapi juga ujian bagi seluruh pihak untuk menunjukkan bahwa rivalitas sepak bola Indonesia dapat berlangsung secara aman dan sportif.
(Damar Pratama/Sumber: I-League)
