5 Langkah Finansial agar Bisnis Tetap Jalan dan Keluarga Tetap Aman

wiroyo sun indonesia

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan, ketahanan finansial semakin penting ketika masyarakat menghadapi perubahan kondisi ekonomi dan meningkatnya biaya hidup. (Foto: Dok.Sun Life Indonesia)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Menjalankan bisnis sekaligus menjaga keamanan finansial keluarga membutuhkan perencanaan yang matang. Pemilik usaha tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga perlu memastikan arus kas, aset, perlindungan diri, hingga rencana masa depan berjalan secara seimbang.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan, ketahanan finansial semakin penting ketika masyarakat menghadapi perubahan kondisi ekonomi dan meningkatnya biaya hidup.

“Di tengah perubahan kondisi ekonomi, kesiapan finansial menjadi kunci utama untuk membangun ketahanan finansial. Di sinilah peran mitra keuangan yang dapat dipercaya menjadi semakin penting, untuk memberikan rasa tenang dalam menghadapi ketidakpastian saat ini sekaligus membantu merencanakan masa depan,” ujar Albertus dalam siaran persnya, Kamis (10/9/2026).

Pernyataan tersebut sejalan dengan Financial Resilience Index 2026 yang dirilis Sun Life Indonesia. Studi terhadap 1.000 responden di Indonesia menunjukkan 80 persen masyarakat merasakan tekanan akibat meningkatnya biaya hidup. Sementara itu, hanya 14 persen responden yang merasa sangat aman secara finansial.

Situasi itu menunjukkan bahwa pendapatan besar saja belum cukup untuk membangun ketahanan finansial. Pemilik usaha juga perlu memiliki strategi agar kebutuhan bisnis dan keluarga tidak saling mengganggu ketika menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Berikut lima langkah yang dapat dilakukan pemilik usaha.

  1. Pisahkan keuangan bisnis dan keluarga

Keuangan pribadi, keluarga, dan bisnis sebaiknya memiliki pencatatan yang terpisah. Langkah ini membantu pemilik usaha melihat kondisi bisnis secara lebih objektif sekaligus mencegah dana operasional digunakan untuk kebutuhan pribadi yang tidak direncanakan.

  1. Siapkan dana darurat

Dana darurat idealnya mencakup kebutuhan keluarga sekaligus operasional bisnis. Cadangan tersebut dapat menjadi bantalan ketika penjualan menurun, pembayaran pelanggan terlambat, atau muncul kebutuhan mendadak.

  1. Evaluasi pengeluaran

Pemilik usaha tidak harus memangkas seluruh biaya. Namun, setiap pengeluaran perlu dievaluasi berdasarkan manfaatnya terhadap produktivitas, kualitas layanan, dan hubungan dengan pelanggan. Pengeluaran yang belum mendesak dapat ditunda untuk menjaga kesehatan arus kas.

  1. Lindungi aset utama bisnis

Dalam banyak usaha, pemilik menjadi sosok yang memegang pengetahuan, relasi, dan keputusan penting. Karena itu, risiko kesehatan dan jiwa perlu masuk dalam perencanaan. Perlindungan yang memadai dapat membantu keluarga dan bisnis menghadapi kondisi yang tidak diharapkan.

  1. Susun rencana jangka panjang

Bisnis yang sehat bukan hanya mampu bertahan dari bulan ke bulan, tetapi juga memiliki arah yang jelas. Perencanaan jangka panjang dapat mencakup pertumbuhan usaha, perlindungan keluarga, investasi, hingga rencana warisan.

Sun Life Indonesia juga mendorong pemilik bisnis melihat pengelolaan kekayaan secara lebih menyeluruh. Melalui Lasting Wealth Advantage bersama CIMB Niaga, pendekatan tersebut mencakup solusi investasi, perlindungan kesehatan, perencanaan warisan, serta dukungan penasihat keuangan.

Bagi pemilik usaha yang ingin mengetahui lebih jauh cara menata kekayaan, melindungi keluarga, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis, informasi mengenai Lasting Wealth Advantage dapat diakses melalui laman resmi Sun Life Indonesia – Lasting Wealth Advantage di https://www.sunlife.co.id/id/lastingwealthadvantage

Pada akhirnya, menjaga bisnis dan keluarga bukan dua agenda yang harus berjalan sendiri-sendiri. Arus kas yang tertata, perlindungan yang sesuai, dan tujuan finansial jangka panjang dapat membantu pemilik usaha mengambil keputusan dengan lebih tenang di tengah ketidakpastian.

(Saeful Imam/Siaran Pers Sun Life Indonesia)