Mantan Karyawan TikTok Bikin AI Superpose yang Bisa Arahkan Pengguna Berpose Saat Foto
Dua mantan karyawan TikTok, Melody Chu dan Jing Liu, mengembangkan Superpose, aplikasi kamera berbasis AI yang dirancang untuk mengarahkan pengguna mendapatkan pose foto yang lebih menarik. (Foto: Superpose)
GEBRAK.ID — Bingung menentukan gaya saat difoto kini bisa dibantu kecerdasan artifisial (AI). Dua mantan karyawan TikTok, Melody Chu dan Jing Liu, mengembangkan Superpose, aplikasi kamera berbasis AI yang dirancang untuk mengarahkan pengguna mendapatkan pose foto yang lebih menarik.
Aplikasi yang saat ini tersedia untuk iPhone dan iPad tersebut tidak sekadar menghasilkan gambar. Superpose justru membantu pengguna menentukan posisi tubuh, sudut pengambilan gambar, hingga komposisi sebelum tombol kamera ditekan.
Melansir TechCrunch, Rabu (16/9/2026), Superpose dapat menghasilkan empat rekomendasi pose berdasarkan foto pengguna. Pilihan tersebut bisa digunakan untuk swafoto maupun ketika seseorang memotret orang lain. Pengguna juga dapat menyimpan pose yang disukai atau memanfaatkan fitur match-pose untuk mencocokkan posisi tubuh dengan contoh yang diberikan AI.
Fitur lain pada aplikasi tersebut memberikan panduan langsung ketika pengguna berada di depan kamera. Superpose dapat membantu mengarahkan posisi tangan, kemiringan bahu, arah dagu, serta framing sehingga pengguna tidak perlu lagi menebak-nebak gaya ketika difoto.
Ide Superpose berawal dari pengalaman pribadi Chu. Ia mengaku kerap mendapatkan hasil foto yang kurang memuaskan ketika suaminya mengambil gambar. Kondisi tersebut kemudian mendorongnya memanfaatkan perkembangan computer vision dan AI generatif untuk membuat kamera yang dapat memberikan arahan saat proses pemotretan.
“Suami saya selalu mengambil foto saya dengan buruk,” kata Chu kepada TechCrunch saat menjelaskan persoalan yang menjadi salah satu pemicu pengembangan Superpose.
Chu sebelumnya memiliki pengalaman di sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Meta, Nextdoor, Roblox, TikTok, dan Slack. Sementara itu, Liu pernah menjadi teknisi pendiri di perusahaan pemindai wajah tiga dimensi sebelum mengembangkan model gambar dan video ketika bekerja di TikTok.
Superpose diluncurkan pada Juli 2026. Menurut perusahaan, aplikasi tersebut telah mencatat lebih dari 22.000 unduhan dan pengguna menghasilkan lebih dari 190.000 pose.
Superpose memberikan lima generasi pose gratis setiap hari. Pengguna yang membutuhkan tambahan dapat membeli paket lima generasi seharga 2,99 dolar AS atau sekitar Rp52 ribu.
Adapula paket 20 generasi dengan harga 9,99 dolar AS atau sekitar Rp176 ribu. Pembelian tersebut berlaku sebagai paket sekali beli, bukan biaya berlangganan.
(Devona R/Sumber: TechCrunch)
