Begini Pengakuan Pelatih Kim Gi-Dong Usai FC Seoul Dibungkam Persib di Kandang Sendiri
FC Seoul memastikan tidak akan menurunkan seluruh pemain terbaiknya saat menjamu Persib Bandung di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026). (Foto: Instagram/@fcseoul)
GEBRAK.ID — Persib Bandung mencatat kemenangan penting pada laga pembuka Grup E AFC Champions League Two 2026/2027. Skuad Maung Bandung menundukkan tuan rumah FC Seoul 1-0 di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026).
Gol tunggal Persib lahir sangat cepat. Julio Cesar menjebol gawang FC Seoul ketika pertandingan baru berjalan lima menit setelah memanfaatkan situasi sepak pojok yang dikirim kapten Persib, Marc Klok.
Keunggulan tersebut mampu dipertahankan Persib hingga pertandingan berakhir. FC Seoul sebenarnya lebih banyak menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi pertahanan skuad Maung Bandung tampil disiplin untuk menjaga keunggulan. AFC juga mencatat Persib mampu mengamankan kemenangan lewat pertahanan yang rapat.
Baca juga: Persib Bikin Kejutan di Korsel, Julio Cesar Antar Maung Bandung Tekuk FC Seoul 1-0
Pelatih FC Seoul, Kim Gi-Dong, mengakui timnya melakukan rotasi dalam pertandingan tersebut. Ia memberi kesempatan kepada sejumlah pemain yang belum banyak tampil, termasuk sekitar enam pemain yang menjalani debut.
“Meskipun kami melakukan rotasi pemain karena ini pertandingan kandang dan laga pertama, saya berharap kami bisa menang. Banyak pemain yang baru pertama kali turun bermain, dan sekitar enam orang menjalani debut mereka,” kata Kim Gi-Dong seperti dikutip MyDaily.kr.
Pelatih Dark Red Warriors itu sebenarnya memiliki rencana untuk menjaga gawangnya tetap aman pada babak pertama. Namun, gol cepat Julio Cesar membuat strategi tersebut berubah.
“Kami berencana untuk tidak kebobolan di babak pertama dan memulai babak kedua dengan baik, tetapi kebobolan di awal sehingga situasinya menjadi sulit,” ujar Kim.
Kim juga menyoroti pendekatan Persib yang memilih bertahan setelah unggul. Menurut dia, kondisi tersebut membuat FC Seoul kesulitan menemukan celah untuk mencetak gol.
“Lawan bermain bertahan sehingga kami tidak bisa mencetak gol dan akhirnya gagal menang. Pemain muda juga ikut bertanding, dan meskipun masih ada kekurangan, alangkah baiknya jika mereka menunjukkan sikap berani dan percaya diri di lapangan,” kata Kim.
KIm menilai pengalaman dari pertandingan melawan Persib dapat menjadi pelajaran bagi para pemain muda FC Seoul.
“Saya yakin mereka akan semakin baik jika bisa mengumpulkan pengalaman dari pertandingan hari ini. Saat skor masih 0-0 di babak pertama, saya berpikir kami tidak akan kalah. Saya rasa ini memang sulit karena ini adalah pertandingan pertama,” jelas Kim.
Kekalahan tersebut membuat FC Seoul mengawali perjalanan di Grup E tanpa poin. Sebaliknya, Persib langsung mengoleksi tiga poin dan berada di puncak klasemen sementara. Melbourne Victory dan The Cong-Viettel FC masing-masing mengantongi satu poin.
Bagi Persib, kemenangan di Seoul menjadi modal berharga untuk melanjutkan persaingan di ACL Two 2026/2027. Bagi FC Seoul, hasil ini menjadi pekerjaan rumah setelah gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah.
(Yogi Ardhi/Berbagai Sumber)
