Viral Wanita Ditendang Pria Saat Antre Makanan di Senayan City, Polisi Periksa CCTV

1789638157239

Peristiwa terjadi pada Minggu sore, 13 September 2026. Polisi telah mengecek lokasi dan rekaman CCTV, sementara korban belum membuat laporan karena masih syok dan trauma. (Foto: tangkapan layar).

GEBRAK.ID,JAKARTA — Video yang memperlihatkan seorang wanita ditendang pria dari belakang saat mengantre makanan di Mal Senayan City, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Polisi kini turun tangan untuk menyelidiki dugaan kekerasan tersebut.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) sore di area tempat makan Senayan City. Rekaman kamera pengawas yang beredar memperlihatkan seorang wanita mengenakan pakaian putih sedang berdiri di antrean sebuah gerai makanan.

Di belakang korban terlihat seorang pria mengenakan kaus hitam sedang duduk dan menyantap makanan. Dalam rekaman tersebut, pria itu kemudian tiba-tiba melayangkan tendangan ke arah bagian belakang tubuh wanita tersebut.

Korban terlihat kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dan mengenai orang yang berada di depannya. Setelah kejadian, pria tersebut tampak berteriak ke arah korban, sedangkan wanita itu kemudian meninggalkan lokasi.

Isi percakapan dalam rekaman tidak seluruhnya terdengar jelas. Sejumlah informasi yang beredar di media sosial menyebut pria tersebut sempat meminta korban meminta maaf, tetapi keterangan tersebut masih berasal dari unggahan pihak yang mengaku sebagai teman korban dan bukan kesimpulan resmi polisi.

Polisi Cek Lokasi dan CCTV

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mengetahui kejadian tersebut. Polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV yang berkaitan dengan insiden tersebut.”Ya dari kami sudah monitor kejadian tersebut dan sudah melakukan upaya,” kata Dhimas, Kamis (17/9/2026).

Menurut polisi, pemeriksaan CCTV dilakukan untuk membantu mengetahui rangkaian kejadian secara lebih jelas. Petugas juga telah menghubungi teman korban untuk memperoleh informasi mengenai peristiwa tersebut. Namun, hingga Kamis (17/9), korban belum membuat laporan polisi.

Dhimas mengatakan korban masih mengalami kondisi syok dan trauma sehingga belum dapat membuat laporan secara langsung. Polisi telah mengimbau pihak korban agar segera membuat laporan apabila kondisinya sudah memungkinkan.

Video Viral di Media Sosial

Rekaman CCTV tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial. Salah satu unggahan menyebut kejadian berlangsung di area food court Senayan City ketika korban sedang mengantre di salah satu gerai makanan. Sejumlah informasi mengenai identitas pria dalam video juga beredar di media sosial. Namun, sampai tahap penyelidikan ini, polisi belum menyampaikan identitas maupun status hukum pria yang terlihat dalam rekaman tersebut.

Karena itu, informasi mengenai identitas ataupun motif pria tersebut belum dapat dipastikan dan masih perlu menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Polisi juga belum menyampaikan adanya laporan resmi dari korban terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Pemeriksaan CCTV dan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui kejadian menjadi bagian dari langkah awal untuk mengetahui kronologi secara lebih lengkap.

Kasus ini menjadi perhatian setelah rekaman dugaan kekerasan tersebut tersebar di media sosial. Polisi masih melakukan pendalaman dan menunggu korban atau pihak yang mewakilinya membuat laporan resmi untuk proses lebih lanjut.

(Dinar K/ berbagai sumber)