Debut Xavi Bersama Belanda Berakhir Imbang, Singgung Performa Lawan Jerman
Pelatih Timnas Belanda, Xavi Hernandez. (Foto: KNVB.com)
GEBRAK.ID — Xavi Hernandez mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Belanda dengan hasil imbang 1-1 melawan Jerman dalam laga UEFA Nations League 2026/2027. Pertandingan Grup A2 tersebut berlangsung di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB.
Belanda sempat tertinggal sebelum Cody Gakpo mencetak gol penyama pada masa injury time. Hasil itu membuat Xavi dan pelatih Jerman Juergen Klopp sama-sama mengawali debut mereka dengan satu poin.
Meski gagal meraih kemenangan, Xavi melihat perkembangan positif dalam permainan Belanda, terutama setelah jeda. Pelatih asal Spanyol itu bahkan menilai De Oranje tampil lebih baik dibandingkan Jerman.
“Kami lebih baik daripada Jerman hari ini, kami sedikit lebih unggul. Di babak kedua penampilan kami sangat bagus dan kami menunjukkan gaya permainan kami,” kata Xavi seperti dilansir ESPN, Jumat (25/9/2026).
Xavi mengakui para pemainnya sempat gugup pada babak pertama. Kondisi tersebut dinilainya wajar mengingat pertandingan melawan Jerman menjadi laga pertamanya sebagai pelatih Belanda.
“Saya sangat senang, terutama dengan para pemain yang baru pertama kali tampil. Mereka menunjukkan kepribadian, ambisi, dan semangat. Babak kedua adalah bagaimana kami harus bermain,” ujar Xavi.
Jerman sebenarnya lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-32. Felix Nmecha mencetak gol setelah upaya Karim Adeyemi lebih dahulu diblok. Jerman mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki masa tambahan waktu.
Baca juga: Gakpo Cetak Gol Dramatis, Belanda Tahan Jerman 1-1 di Debut Xavi Vs Klopp
Belanda kemudian menyelamatkan satu poin melalui Cody Gakpo pada menit ke-92. Penyerang Liverpool tersebut menyambar umpan Ruben van Bommel dengan sebuah tendangan voli yang menggetarkan gawang Jerman.
Gol tersebut sekaligus membuat debut Xavi berakhir tanpa kekalahan. UEFA mencatat hasil 1-1 itu juga menjadi awal yang sama bagi Klopp yang untuk pertama kalinya memimpin Jerman dalam pertandingan resmi.
Bagi Xavi, dukungan suporter di Amsterdam juga menjadi bagian penting dalam laga pertamanya. Mantan pelatih Barcelona tersebut mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan publik Belanda.
“Saya rasa, mungkin, saya tidak pantas mendapatkan ini, tetapi sambutan yang mereka berikan luar biasa,” kata Xavi dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Xavi sebelumnya ditunjuk untuk membawa Belanda memasuki era baru setelah pergantian pelatih. Menjelang debutnya, ia menekankan permainan intens, keberanian mengambil inisiatif, serta membangun kebersamaan di dalam skuad.
Hasil imbang melawan Jerman menjadi modal awal bagi Xavi untuk menerapkan gagasan tersebut. Namun, perjalanan Belanda di UEFA Nations League 2026/2027 masih panjang dan tantangan berikutnya akan menguji konsistensi permainan yang mulai dibangun sang pelatih.
(Damar Pratama/Sumber: UEFA,ESPN)
