Jorge Jesus Puji Portugal Usai Tekuk Norwegia: Kemenangan yang Luar Biasa
Pelatih Timnas Portugal Jorge Jesus berbicara seusai pertandingan UEFA Nations League menghadapi Timnas Norwegia di Stadion Ullevaal, Oslo, Minggu (27/9/2026) waktu setempat. (Foto: uefa.com)
GEBRAK.ID – Pelatih Timnas Portugal Jorge Jesus menyebut kemenangan 2-1 atas Norwegia sebagai hasil luar biasa. Portugal berhasil membawa pulang tiga poin dari Stadion Ullevaal, Oslo, pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/2027, Minggu (27/9/2026) waktu setempat.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Portugal untuk melanjutkan persaingan di Grup A4 League A. UEFA mencatat, Gonçalo Ramos menjadi penentu kemenangan Portugal setelah João Félix lebih dulu membuka keunggulan. Norwegia sempat menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland.
“Itu adalah kemenangan yang bagus. Sejauh yang saya pahami, Norwegia adalah lima tim teratas di Eropa. Mereka memiliki penyerang (Erling Haaland) yang bisa mencetak gol setiap saat, itu luar biasa,” ujar Jorge Jesus, dikutip dari laman resmi UEFA.
Portugal tampil tanpa Cristiano Ronaldo sebagai starter. Jesus memberikan kesempatan kepada Gonçalo Ramos untuk memimpin lini depan. Keputusan tersebut terbayar setelah Ramos mencetak gol kemenangan sekaligus membawa Portugal mengamankan enam poin dari dua pertandingan.
Sementara itu, Haaland kembali menunjukkan ancamannya di depan gawang Portugal. Striker Manchester City tersebut mencetak gol penyama kedudukan setelah sebelumnya juga memborong dua gol ketika Norwegia mengalahkan Denmark pada pertandingan pertama.
Namun, Portugal mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir. Penampilan Diogo Costa di bawah mistar turut membantu tim asuhan Jorge Jesus meredam tekanan Norwegia, terutama setelah tuan rumah berusaha mengejar gol kedua.
Jesus menilai pertahanan menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan tersebut. Menurutnya, Portugal mampu mengantisipasi kekuatan lini depan Norwegia yang memiliki Haaland sebagai ancaman utama.
“Proses ini tidak mudah. Anda harus melakukan penyesuaian di tengah pertandingan Nations League yang sesungguhnya. Ini bukan laga persahabatan di mana pelatih bisa bereksperimen,” jelas Jesus.
Pelatih berusia 72 tahun itu menegaskan setiap keputusan dalam pertandingan Nations League memiliki konsekuensi. Karena itu, dirinya harus berani melakukan penyesuaian sekaligus menerima risiko dari setiap strategi yang diterapkan.
“Di sini, saat Anda mencoba sesuatu, hasilnya bisa jadi bagus atau malah buruk. Itu sebuah risiko. Jika hasilnya buruk, Anda tidak bisa memutar balik keadaan,” pungkas Jesus.
Hasil ini menempatkan Portugal di puncak klasemen sementara Grup A4 dengan enam poin. Norwegia berada di posisi kedua dengan tiga poin, setelah sebelumnya juga mengawali kompetisi dengan kemenangan.
Pada pertandingan berikutnya, Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark dalam lanjutan UEFA Nations League. Kemenangan atas Norwegia membuat Portugal membawa momentum positif setelah sebelumnya menundukkan Wales 1-0 pada laga pembuka.
(Damar Pratama/Sumber: UEFA)
