Manchester City Bantah Bersalah atas Dakwaan Premier League, Siap Tempuh Banding

man city juara liga 2023

Manchester City saat mengangkat trofi juara Liga Primer Inggris 2023/2024. (Foto: premierleague.com/matchweek)

GEBRAK.ID — Manchester City menolak dinyatakan bersalah atas dugaan pelanggaran regulasi keuangan Premier League. Klub berjuluk the Citizens itu menegaskan siap menempuh jalur banding setelah komisi independen menyampaikan hasil pemeriksaan yang merugikan mereka.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (29/9/2026) waktu setempat, Manchester City mengaku terkejut sekaligus kecewa terhadap kesimpulan yang disampaikan Premier League. Klub menilai keputusan tersebut mengandung sejumlah kekeliruan mendasar, baik dari sisi hukum, prinsip, maupun fakta.

Manchester City juga menegaskan memiliki bukti kuat untuk membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada klub selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Klub menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League, dan terdapat bukti komprehensif yang tak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi klub terkait kasus itu,” demikian pernyataan resmi Manchester City.

Klub yang dimiliki City Football Group tersebut menyatakan tidak akan tinggal diam menghadapi keputusan itu. Manajemen berencana menggunakan seluruh mekanisme hukum dan regulasi yang tersedia untuk memperjuangkan posisinya.

“Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan dasar bahwa pendapat tersebut memuat kesalahan materiil yang nyata, baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta, sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tulis klub.

Manchester City juga menyoroti proses pemeriksaan yang telah berlangsung selama delapan tahun. Mereka mengaku senantiasa menghormati prosedur yang berlaku dan berharap Premier League menjalankan fungsi pengawasan secara independen, imparsial, serta adil tanpa pengaruh yang memihak.

Baca juga: Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran FFP

Meski demikian, klub belum bersedia mengungkapkan lebih banyak detail mengenai langkah hukum berikutnya. Manchester City beralasan masih ada tahapan persidangan yang harus diselesaikan sehingga informasi lebih lanjut belum dapat disampaikan kepada publik.

Sementara itu, Premier League menyatakan komisi independen telah menemukan Manchester City bersalah atas pelanggaran serius regulasi keuangan selama sembilan musim, yakni 2009/2010 hingga 2017/2018.

Komisi tersebut juga menyatakan klub bersalah atas sebagian besar tuduhan terkait kegagalan memberikan kerja sama dalam penyelidikan yang dilakukan Premier League.

Kasus ini menjadi salah satu perkara keuangan terbesar dalam sejarah kompetisi sepak bola Inggris. Perselisihan antara Manchester City dan Premier League kini berlanjut melalui mekanisme banding yang akan ditempuh klub.

Keputusan akhir mengenai sanksi dan kelanjutan proses hukum masih menjadi perhatian publik, mengingat perkara tersebut menyangkut kepatuhan klub terhadap regulasi finansial kompetisi tertinggi Inggris.

(A. Rayyan K/Sumber: Manchester City)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID