Herdman Ingin Timnas Indonesia Beri Penghormatan untuk 135 Korban Tragedi Kanjuruhan
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Foto: Tangkapan layar Antara)
GEBRAK.ID – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menginginkan anak asuhnya memberikan penghormatan khusus kepada 135 korban tragedi Kanjuruhan saat menghadapi Bangladesh dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026).
Herdman menilai pertandingan tersebut bukan sekadar kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengejar kemenangan, melainkan juga momentum mengenang para korban yang kehilangan nyawa dalam salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Keinginan tersebut disampaikan Herdman saat memimpin sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Ia berharap para pemain mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan rasa hormat terhadap para korban sekaligus tanggung jawab sebagai wakil Indonesia.
“Penting bagi para pemain untuk tampil mewakili negara dengan cara yang benar besok, sekaligus memberi penghormatan bagi mereka yang kehilangan nyawanya (dalam tragedi Kanjuruhan),” kata Herdman.
Pertandingan Indonesia melawan Bangladesh memang memiliki makna khusus. Laga ketiga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut berlangsung tepat pada peringatan empat tahun tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022.
Tragedi itu terjadi setelah pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Insiden penggunaan gas air mata di dalam stadion memicu kepanikan penonton yang berusaha menyelamatkan diri melalui pintu keluar. Peristiwa tersebut merenggut 135 nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sepak bola Indonesia.
Herdman mengaku sudah mengetahui tragedi tersebut ketika masih menangani Timnas Kanada. Bahkan, ia pernah memimpin timnya menggelar upacara mengheningkan cipta untuk mengenang para korban.
Pengalaman tersebut membuat pelatih asal Inggris itu memahami pentingnya menjaga ingatan terhadap tragedi Kanjuruhan. Ia pun ingin membawa semangat penghormatan yang sama ke dalam skuad Garuda.
“Tentu saja (harus berikan penghormatan terbaik). Tim ini adalah representasi dari sepak bola di negara. Jika kita lupa, kita tidak akan belajar,” ujar Herdman.
Di luar misi penghormatan tersebut, Timnas Indonesia juga menghadapi pertandingan penting dalam persaingan Grup A. Skuad Garuda akan menjamu Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Indonesia saat ini mengoleksi empat poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A. Perolehan poin tersebut sama dengan Malaysia yang berada di puncak klasemen, tetapi unggul selisih satu gol.
Situasi itu membuat pertandingan melawan Bangladesh menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk memperbaiki selisih gol sekaligus menjaga peluang melaju ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan demikian, Herdman berharap para pemain mampu menjalankan dua misi sekaligus, yakni memperjuangkan hasil pertandingan dan memberikan penghormatan kepada para korban tragedi Kanjuruhan.
(Damar Pratama/Sumber: PSSI)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID