SNT 7 Bogor Terapkan Pembelajaran STEAMS, Bantu Murid Kembangkan Potensi dan Raih Cita-Cita

muti sugiono snt bogor

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mendampingi Menko PMK Sugiono saat melakukan kunjungan kerja di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Bogor, Jawa Barat. (Foto: Ikram/Kemendikdasmen)

GEBRAK.ID, BOGOR — Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 Bogor menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis proyek untuk membantu murid mengembangkan minat, bakat, dan keterampilan. Melalui metode Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics and Sport (STEAMS), para siswa tak hanya belajar dari buku, tetapi juga menerapkan pengetahuan untuk menjawab persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Upaya tersebut mendapat perhatian Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat mengunjungi SNT 7 Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). Keduanya melihat langsung karya murid sekaligus berdialog mengenai pengembangan potensi dan cita-cita mereka.

Abdul Mu’ti mengatakan, SNT merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyediakan layanan pendidikan yang sesuai dengan bakat dan kemampuan anak-anak berpotensi istimewa. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.

“Sekolah Nasional Terintegrasi ini merupakan ide besar dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar anak-anak yang memiliki bakat istimewa dapat kita berikan layanan pendidikan sesuai dengan bakat dan kemampuannya,” ujar Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti mengajak para murid memanfaatkan kesempatan belajar untuk mempersiapkan masa depan dan terus berusaha mencapai cita-cita. “Have a dream, bermimpilah, your future starts from here, masa depan Anda dimulai dari sekolah ini. Karena itu, do the best, be the best, lakukan yang terbaik, jadilah yang terbaik.”

Sugiono juga memberikan dorongan kepada para murid agar tidak menyerah menghadapi tantangan. Menurutnya, mimpi dapat diwujudkan melalui proses belajar, pergaulan yang baik, dan ketekunan.

“Jangan berhenti bermimpi dan jangan pernah kubur harapan serta cita-citamu, tidak ada yang tidak mungkin selama kalian belajar dengan baik, berteman dengan baik dan tekun, setekun ombak mengikis karang,” kata Sugiono.

Pembelajaran STEAMS dan Proyek Inovatif Murid

STEAMS merupakan pendekatan yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, seni, matematika, dan olahraga. Di SNT 7 Bogor, metode ini diterapkan melalui proyek yang mendorong murid berkolaborasi sekaligus memecahkan masalah.

Salah satu contohnya ialah proyek “Smart Perimeter: Explore, Detect, Protect Perbatasan Laut Indonesia dan Singapura” yang dikembangkan Daffa Lingga Pratama, siswa kelas X, bersama kelompoknya. Proyek tersebut menggabungkan Pendidikan Pancasila, fisika, informatika, dan pemrograman.

Mereka membuat prototipe yang mampu mendeteksi objek yang mendekat, kemudian memberikan peringatan melalui lampu dan bunyi buzzer.

“Tujuan kami membuat proyek ini untuk membantu di daerah perbatasan. Jadi jika ada objek yang mendekat, maka akan muncul suara dan lampunya akan menyala sebagai bentuk bahaya,” jelas Daffa.

Sementara itu, Danesh Chayra memanfaatkan kesempatan belajar di SNT untuk mendukung cita-citanya menjadi ahli keamanan siber. Ia mengikuti kegiatan pemrograman, mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), serta kegiatan komputer.

Danesh juga terlibat dalam proyek pengolahan buah pala yang memanfaatkan potensi daerah Bogor. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat proses belajar lebih menarik karena siswa dapat melakukan praktik dan penelitian secara langsung.

“Buat saya pendekatan ini membuat belajar menjadi lebih seru karena tidak terus menggunakan buku cetak. Banyak aktivitas di luar kelas, kita membuat proyek sekaligus meneliti hal-hal menarik,” ujar Danesh.

Selain pembelajaran berbasis proyek, SNT memberikan pendampingan melalui penyusunan proposal masa depan, penetapan SMART goals atau target yang terukur, serta pembinaan regulasi emosi. Setiap murid juga memperoleh dukungan fasilitas pembelajaran berupa laptop.

Melalui pendekatan tersebut, SNT 7 Bogor berupaya menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan keterampilan yang dibutuhkan murid untuk merancang masa depan mereka.

(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID