Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Selebgram Sashfir di Toilet Restoran Senopati

sashfir influencer

Influencer atau pemengaruh Sashfir alias Fira Assegaf, Jakarta, Jumat (9/10/2026). (Foto: Instagram/sahsfir)

GEBRAK.ID, JAKARTA — Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dialami pemengaruh atau influencer Sashfir, yang dikenal juga sebagai Fira Assegaf. Peristiwa tersebut diduga terjadi di toilet perempuan sebuah restoran steik di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada April 2026.

Kasus ini mencuat setelah Sashfir menceritakan pengalaman traumatis yang selama berbulan-bulan ia pendam. Melalui pernyataan di akun Instagram, ia mengungkapkan bahwa dirinya diduga menjadi korban perekaman secara diam-diam saat menggunakan toilet.

“Selama beberapa bulan terakhir, aku memendam sesuatu yang mengubah hidupku,” ujar Sashfir dalam pernyataannya yang dikutip pada Kamis (8/10/2026).

Sashfir mengaku membutuhkan waktu cukup lama untuk menceritakan kejadian tersebut kepada publik. Ia menyebut pengalaman itu meninggalkan trauma mendalam, tetapi akhirnya memilih mengambil langkah hukum agar persoalan tersebut ditangani pihak berwenang.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, membenarkan bahwa perkara tersebut sedang ditangani kepolisian. Menurut dia, penanganan kasus berada di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

“Terhadap perkara yang saudara tanyakan, saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan,” kata Joko kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Joko menjelaskan, penyidik telah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk terlapor yang telah diperiksa sebagai saksi. Namun, hingga Jumat, polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. “Dalam perkara ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan, Sashfir sedang menggunakan toilet ketika melihat sebuah benda berbentuk kotak, yang diduga ponsel, disodorkan dari bagian atas bilik. Ia kemudian segera keluar untuk mencari orang yang diduga melakukan tindakan tersebut.

Menurut ceritanya, pria itu berlari menuju lantai bawah dan masuk ke area dapur restoran. Sashfir kemudian berkeliling untuk mencari keberadaannya serta meminta agar akses gedung dibatasi.

Sashfir mengingat ciri-ciri pria tersebut, antara lain bertubuh tinggi, berkulit kecokelatan, dan membawa iPhone berwarna hitam. Sashfir mengaku akhirnya menemukan pria yang dicurigainya, tetapi pria itu tidak mengakui perbuatannya.

Sashfir kemudian memilih melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan mendalami perkara untuk memastikan fakta serta menentukan langkah hukum berikutnya.

Hingga kini, kepolisian belum mengumumkan penetapan tersangka. Dugaan terhadap pihak yang dilaporkan tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.

(Devona R/Berbagai Sumber)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID