Inovasi Digital Pendidikan Antar Mendikdasmen Abdul Mu’ti Raih TOP GPR Award 2026

top gr muti TOP

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menerima penghargaan kategori TOP Digital Education Innovation Figure 2026 dalam ajang 6th TOP GPR Award 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: M. Irfan/BKHM Kemendikdasmen)

GEBRAK.ID, JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meraih penghargaan kategori TOP Digital Education Innovation Figure 2026 dalam ajang 6th TOP GPR Award 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Penghargaan ini menjadi pengakuan atas pentingnya inovasi digital pendidikan yang disertai komunikasi publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Government Public Relations (GPR) Award merupakan ajang yang mendokumentasikan praktik dan inovasi komunikasi publik instansi pemerintah. Melalui penghargaan ini, GPR Institute mendorong penguatan peran kehumasan dalam menyampaikan kebijakan, memberikan informasi yang akurat, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada GPR Institute atas penghargaan yang diberikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran kementerian.

“Terima kasih kepada Prof. Widodo Muktiyo dan Bapak Tri Raharjo serta seluruh jajaran GPR Institute atas penghargaan yang diberikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penghargaan ini merupakan capaian yang diperoleh dari kebersamaan serta kerja sama yang selama ini dibangun dalam Kemendikdasmen,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menjelaskan, Kemendikdasmen menerapkan budaya kerja RAMAH, yaitu Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai saluran pelayanan untuk menjawab pertanyaan, menanggapi informasi, dan menangani keluhan masyarakat.

Salah satunya melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) yang menyediakan layanan selama 24 jam setiap hari. Kemendikdasmen juga menerapkan prinsip SIMI, yakni Sosialisasi, Informasi, Mitigasi, dan Intervensi, untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan akurat.

Rumah Pendidikan Dapat Pengakuan Internasional

Selain memperkuat layanan publik, Kemendikdasmen mengembangkan Rumah Pendidikan, sebuah platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan dan sumber belajar untuk mendukung proses pembelajaran.

Inovasi tersebut meraih predikat Winner atau juara pertama kategori e-Government dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 yang diselenggarakan International Telecommunication Union (ITU), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi Rumah Pendidikan sebagai bagian dari transformasi digital pendidikan Indonesia. Pengakuan tersebut memperkuat upaya kementerian dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan sumber belajar.

Sementara itu, Founder GPR Institute, Widodo Muktiyo, menegaskan bahwa komunikasi memiliki peran mendasar dalam kehidupan berbangsa. Namun, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan, mulai dari misinformasi dan disinformasi hingga penyebaran konten manipulatif berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Persoalan komunikasi adalah persoalan yang menjadi oksigen bangsa,” kata Widodo.

Menurutnya, humas pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan informasi. Mereka juga perlu mendeteksi potensi isu sebelum berkembang menjadi krisis, memverifikasi informasi, menangani disinformasi, serta menjelaskan kebijakan secara konsisten.

Widodo menambahkan, pemerintah harus mendengarkan masyarakat dan memanfaatkan data untuk memahami perubahan perilaku serta persepsi publik. AI dapat membantu pekerjaan komunikasi, tetapi kreativitas, pertimbangan, dan tanggung jawab manusia tetap menjadi unsur penting.

Melalui 6th TOP GPR Award 2026, penguatan kompetensi humas pemerintah diharapkan terus berkembang. Komunikasi publik yang akurat, responsif, dan beretika menjadi semakin penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)

Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID