PSM Makassar Bungkam PSIM 2-1, Menang meski Bermain dengan 10 Pemain
PSM Makassar akhirnya meraih kemenangan di BRI Super League 2026/2027. Tim berjuluk Juku Eja itu menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan kelima di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (16/10/2026). (Foto ilustrasi: Dok.Arema)
GEBRAK.ID — PSM Makassar akhirnya meraih kemenangan di BRI Super League 2026/2027. Tim berjuluk Juku Eja itu menundukkan tuan rumah PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan kelima di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (16/10/2026).
PSM tampil lebih efektif setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Tim asuhan Darije Kalezic memecah kebuntuan pada menit ke-50 melalui sepakan kaki kiri Fahrul Aditia yang berhasil menembus gawang PSIM.
Keunggulan tersebut membuat PSM semakin percaya diri dalam membangun serangan. Hasilnya, Stevan Jevtoski menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit ke-65 sekaligus memperbesar tekanan terhadap tuan rumah.
Namun, situasi pertandingan berubah ketika PSM harus kehilangan satu pemain. Dusan Lagator menerima kartu merah pada menit ke-79 setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti timnya. Keputusan tersebut memberi PSIM kesempatan memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti.
Ze Valente menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-82. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1 dan membuka peluang bagi PSIM untuk menyamakan kedudukan.
Baca Juga
Unggul jumlah pemain pada sisa pertandingan, PSIM berusaha meningkatkan tekanan. Akan tetapi, tuan rumah gagal mencetak gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang. PSM pun membawa pulang kemenangan meski menuntaskan laga dengan 10 pemain.
Pelatih PSM, Darije Kalezic, menyebut semangat dan kemauan untuk menang menjadi faktor penting di balik hasil positif tersebut. Ia sebelumnya meminta para pemain mengevaluasi penampilan setelah PSM kalah dari PSS Sleman pada pertandingan sebelumnya.
“Kita tidak bisa memberikan performa yang sama lagi seperti yang kita tunjukkan melawan Sleman. Tidak ada semangat, tidak ada kemauan memenangkan pertandingan, dan tidak ada pengambilan inisiatif di pertandingan tersebut,” kata Kalezic dalam konferensi pers seusai laga.
Menurut dia, para pemain mampu memperbaiki tiga aspek tersebut ketika menghadapi PSIM. Kalezic percaya semangat, keinginan meraih kemenangan, dan keberanian mengambil inisiatif dapat mengembalikan tim ke level permainan yang diharapkan.
“Kita percaya, kalau kita mempunyai ketiga hal ini dalam pertandingan melawan PSIM, maka kita akan bisa kembali ke level permainan yang kita inginkan, level performa yang kita inginkan,” ujarnya.
Kalezic juga menilai PSM mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Bahkan, ia menilai timnya berpeluang unggul lebih besar sebelum turun minum.
“Beberapa peluang dan harusnya di babak pertama setelah kita masuk ke ruang ganti, kita harusnya bisa memimpin 2-0,” kata dia.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi PSM untuk memperbaiki posisi dan menjaga kepercayaan diri dalam persaingan Super League musim ini.
(A. Rayyan K/Sumber: I.League)
Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID