Gensoed Hub-UPL MPA Unsoed dan BPBD Banyumas Salurkan Lima Tangki Air Bersih di Wilayah Kekeringan

WhatsApp Image 2026-10-20 at 11.14.23

Warga menerima bantuan air bersih dari Gensoed Hub-UPL MPA Unsoed dan BPBD Banyumas. (Foto: Gensoed/UPLMPAUnsoed/dok)

GEBRAK.ID, PURWOKERTO – Alumni Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang tergabung dalam Generasi Soedirman Hub (Gensoed Hub) bersama Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pecinta Alam (UPL MPA) Unsoed dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas menyalurkan lima tangki air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Bantuan yang disalurkan pada Sabtu (17/10/2026) tersebut menyasar tiga desa, yakni Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, serta Desa Bantar dan Desa Karanglewas di Kecamatan Jatilawang. Kegiatan bertajuk Gensoed Hub Berbagi ini merupakan bentuk solidaritas alumni dan mahasiswa Unsoed untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.

Pelepasan bantuan berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Banyumas dan dihadiri Wakil Rektor III Unsoed bidang kemahasiswaan dan alumni, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., perwakilan Gensoed Hub Eki Puji Prasetiawan dan Satrio Aji Gunawan, serta perwakilan UPL MPA Unsoed, Fathoni Atthoriq dan Irsal Yakhsa.

Dalam sambutannya, Roy mengapresiasi kolaborasi alumni dan mahasiswa dalam membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih. Ia menegaskan bahwa penanganan kekeringan perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak terbatas pada pemberian bantuan darurat. “Kami berharap program penanggulangan bencana ini terus berkelanjutan. Tidak hanya bantuan darurat, tetapi perlu juga disertai program pencegahan bencana seperti penanaman pohon, serta penanganan jangka panjang melalui pembuatan sumur bor,” tegas Roy Andreas, dalam keterangan yang diterima Gebrak.id . Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika Unsoed untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial serupa, baik melalui dukungan moral maupun bantuan materiil.

Kekeringan Berlangsung Tiga Bulan
Dampak kekeringan dirasakan langsung oleh warga Desa Karanglewas. Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Desa Karanglewas, Sugono, menyebut krisis air bersih telah berlangsung selama sekitar tiga bulan akibat minimnya hujan. “Hujan terakhir terjadi pada Bulan Mei dan sejak Bulan Juli kekeringan mulai terasa di wilayah saya”, tutur Sugono. Ia berharap bantuan air bersih dari Unsoed dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari selama musim kemarau.

Dua Tahap Bantuan Lanjutan Disiapkan
Gensoed Hub bersama sivitas akademika Unsoed berencana kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk menjangkau lebih banyak masyarakat terdampak. Dua kegiatan lanjutan dijadwalkan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, dan Sabtu, 31 Oktober 2026. Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Gensoed Hub membuka kesempatan bagi alumni Unsoed, baik secara individu maupun melalui organisasi alumni, untuk berpartisipasi dalam aksi solidaritas melalui donasi.

Gensoed Hub merupakan organisasi di bawah naungan Keluarga Alumni Unsoed (KA Unsoed). Kegiatan Gensoed Hub Berbagi menjadi salah satu bentuk kontribusi alumni bersama mahasiswa dan kalangan akademisi dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Dalam penyaluran bantuan pada 17 Oktober 2026, sejumlah alumni turut memberikan dukungan melalui donasi. Mereka antara lain Astera Primanto Bhakti, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan sekaligus Ketua Umum DPP KA Unsoed periode 2019–2023; Asep Maryono, Dewan Penasihat KA Fakultas Hukum; dan Bambang Haryanto, Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Perwakilan Gensoed Hub-UPL MPA Unsoed dan BPBD Banyumas berfoto di depan tangka air untuk dibagikan ke warga Banyumas, Jawa Tengah. (Foto: Gensoed/UPLMPAUnsoed/dok)

Dukungan juga datang dari Agustian, Ketua DPD KA Unsoed Lampung; Amran, Ketua DPD KA Unsoed Priangan Timur; Ahmad Fauzy, Ketua Gensoed Hub; serta Ade Rifno, Ketua Divisi Event & Marketing Gensoed Hub. Melalui kolaborasi alumni, mahasiswa, dan berbagai pihak, program ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih dalam kondisi darurat, tetapi juga mendorong kepedulian bersama terhadap penanganan kekeringan secara berkelanjutan. (*)

(Zaky Al Hamzah)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID