Ten Hag Bongkar Konflik dengan Ronaldo di MU: Soroti Etos Kerja dan Kebugaran CR7
Mantan pelatih Manchester United (MU), Erik ten Hag, kembali mengungkap ketegangan yang mewarnai hubungannya dengan Cristiano Ronaldo saat keduanya bekerja di Old Trafford pada 2022. (Foto: Reuters/Phil Noble)
GEBRAK.ID — Mantan pelatih Manchester United (MU), Erik ten Hag, kembali mengungkap ketegangan yang mewarnai hubungannya dengan Cristiano Ronaldo saat keduanya bekerja di Old Trafford pada 2022. Dalam wawancara dengan The Athletic yang terbit Selasa (20/10/2026), pelatih asal Belanda itu menilai Ronaldo mengecewakan tim karena dinilai tidak menjalani latihan dan persiapan fisik sesuai harapan.
Ten Hag semula memiliki rencana untuk mengoptimalkan peran Ronaldo di Manchester United. Bahkan, ia mengaku terbang ke Portugal sebelum mulai menangani klub tersebut untuk membicarakan target dan pendekatan yang ingin diterapkannya bersama sang megabintang.
“Dia mengecewakan tim, dan dia mengecewakan saya, karena kami telah membuat rencana bersamanya,” kata Ten Hag.
Meski melontarkan kritik tajam, Ten Hag tetap mengakui status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Namun, menurut dia, reputasi besar seorang pemain tidak menghapus tuntutan untuk bekerja demi kepentingan tim.
“Saya sangat menghormatinya. Namun, pada saat itu, sebagai manajer, saya harus mengambil keputusan yang rasional dan tetap mempertahankan pemain-pemain yang saya kagumi,” ujarnya.
Baca Juga
Ten Hag juga mempersoalkan kesiapan fisik Ronaldo, termasuk intensitas berlari ketika Manchester United menguasai bola maupun saat bertahan. Ia membantah anggapan bahwa dirinya sekadar menuntut Ronaldo melakukan pressing sampai kelelahan. Menurut Ten Hag, persoalan utamanya adalah persiapan fisik yang dinilainya belum memadai.
Pelatih tersebut turut menyinggung kebiasaan Ronaldo yang, menurut pengakuannya, meminta rekan-rekan setim menghemat tenaga saat latihan. Ten Hag menilai pendekatan seperti itu baru tepat jika pemain sudah mencapai tingkat kebugaran yang diperlukan.
“Setiap tim papan atas harus merangkul pemain bintangnya, tetapi sang pemain bintang pun harus mau bekerja untuk tim,” kata Ten Hag.
Ketegangan keduanya terjadi ketika Ten Hag menangani MU pada awal musim 2022/2023. Salah satu momen yang disorot adalah latihan fisik setelah Manchester United kalah 0-4 dari Brentford pada Agustus 2022. Ten Hag mengeklaim Ronaldo tidak menyelesaikan seluruh putaran lari yang ditugaskan kepada para pemain.
Hubungan mereka kemudian memburuk. Pada November 2022, Manchester United dan Ronaldo sepakat mengakhiri kontrak sang penyerang asal Portugal. Ronaldo selanjutnya bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Nassr, pada Januari 2023.
Pengungkapan terbaru Ten Hag kembali menyoroti konflik yang pernah mengguncang Manchester United. Meski mengakui kualitas dan pencapaian Ronaldo, ia menegaskan bahwa pelatih tetap harus mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan tim dan standar profesional yang diterapkan di ruang ganti.
(A. Rayyan K/Sumber: The Athletic)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID