IPB University Buka MIRAI Mart, 89 Produk Inovasi dan UMKM Dipasarkan

Foto - MIRAI Mart - punya Kampus IPB

IPB University meluncurkan MIRAI Mart (Marketplace for Innovation, Research, and Applied Ideas) di Kampus Taman Kencana, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026). (Foto: IPB/dok)

GEBRAK.ID, BOGOR — IPB University meluncurkan MIRAI Mart (Marketplace for Innovation, Research, and Applied Ideas) di Kampus Taman Kencana, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026), sebagai sarana pemasaran produk hasil riset dan inovasi kampus. Gerai ini menyediakan akses bagi masyarakat untuk membeli produk inovasi dosen, startup binaan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kota Bogor dan desa-desa di sekitar kampus.

Peluncuran MIRAI Mart menjadi bagian dari upaya IPB University menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan pasar. Melalui fasilitas ini, produk inovasi tidak hanya diperkenalkan kepada masyarakat, tetapi juga dapat dipasarkan secara langsung sehingga berpeluang menciptakan nilai ekonomi dan sosial.

Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, mengatakan MIRAI Mart dibentuk untuk menjawab tingginya minat pengunjung terhadap produk inovasi kampus yang belum sepenuhnya didukung kemudahan akses pembelian.

Ia berharap gerai tersebut menjadi ruang yang mempertemukan gagasan, inovasi, dan kebutuhan pasar, sekaligus mendorong hasil riset agar berkembang menjadi produk yang memiliki manfaat dan nilai komersial. “MIRAI ini bisa menjadi wahana untuk tidak hanya mendiskusikan, tetapi juga mempertemukan, memperdagangkan, dan mewujudkan gagasan-gagasan serta inovasi yang bermanfaat, berdampak, dan punya nilai komersial,” ujarnya.

Nama MIRAI dari Bahasa Jepang
Nama MIRAI diambil dari bahasa Jepang yang berarti masa depan. Penamaan tersebut mencerminkan harapan agar inovasi yang lahir dari lingkungan kampus dapat dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki peluang untuk bersaing di pasar.

Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University, Dr. Handian Purwawangsa, menjelaskan MIRAI Mart menyediakan ruang pemasaran bagi berbagai produk inovasi dan usaha binaan.

Menurut dia, terdapat 58 produk inovasi dosen IPB University, 26 produk startup binaan, serta lima produk UMKM binaan yang mendapat ruang pemasaran melalui gerai tersebut. Produk yang ditampilkan juga mencakup usaha Agrianita dan UMKM di sekitar kampus. “Melalui MIRAI Mart, produk-produk tersebut memiliki ruang untuk diperkenalkan, dipromosikan, dan dipasarkan kepada masyarakat luas. Kami berharap kehadirannya dapat membantu produk menjangkau konsumen sekaligus mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi dan sosial dari hasil riset dan pengembangan,” ungkapnya.

Selain pemasaran melalui gerai fisik, IPB University berencana mengembangkan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan konsumen. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para inovator dan pelaku usaha.

Kehadiran MIRAI Mart diharapkan memperkuat ekosistem kewirausahaan kampus dengan mempertemukan peneliti, inovator, pelaku usaha, mitra bisnis, dan konsumen. Dengan demikian, hasil riset dan pengembangan IPB University diharapkan tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat dimanfaatkan secara nyata dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. (*)

(Zaky Al Hamzah/IPBUniversity)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID