Kementan Gandeng GenSoed Hub, Siapkan Pengusaha Muda di Sektor Pertanian
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., M.A.B., berfoto dengan pengurus Gensoed Hub usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI dan Gensoed Hub, di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Selasa (27/10/2026). (Foto: Gensoed Hub/Kementan/dok)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) bekerja sama dengan Generasi Soedirman (GenSoed) Hub untuk meningkatkan kompetensi dan memperkuat kewirausahaan di sektor pertanian. Kolaborasi ini mencakup sertifikasi kompetensi, pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK), serta peningkatan kapasitas bagi alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), petani muda, dan masyarakat.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan dan GenSoed Hub di Gedung D lantai 7, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Selasa (27/10/2026), dalam laporan yang diterima Gebrak.Id
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas akses pengembangan keterampilan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu membangun usaha di sektor pertanian secara kompeten dan berdaya saing.
Tiga Fokus Kerja Sama
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., M.A.B., mengatakan kerja sama yang ditandatangani Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan bersama Ketua Umum GenSoed tersebut mencakup tiga bidang utama.
Pertama, kerja sama sertifikasi kompetensi di bidang pertanian untuk meningkatkan pengakuan terhadap kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia yang bekerja di sektor tersebut.
Baca Juga
Kedua, pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) GenSoed Hub. Fasilitas ini direncanakan menjadi sarana pelaksanaan pengujian kompetensi di bidang pertanian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketiga, peningkatan kapasitas dan kewirausahaan bagi alumni Unsoed, petani muda, serta masyarakat. Salah satu program yang direncanakan adalah magang ke luar negeri, termasuk Jepang dan Taiwan.
“Ketiga bidang tersebut diharapkan dapat memperkuat keterampilan praktis, memperluas pengalaman, dan meningkatkan kesiapan generasi muda dalam mengembangkan usaha pertanian” Tedy, alumni Fakultas Pertanian Unsoed angkatan 1991 ini.

Targetkan Lahirnya Pengusaha Muda Pertanian
Melalui kerja sama ini, Kementan dan GenSoed Hub berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi sekaligus kemampuan kewirausahaan untuk mengembangkan potensi pertanian Indonesia.
Tedy berharap, kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan perjanjian, tetapi berlanjut melalui program konkret yang memberikan manfaat bagi alumni perguruan tinggi, petani muda, dan masyarakat luas. “Semoga langkah ini melahirkan pengusaha muda pertanian Indonesia,” ujar Tedy.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan dan penguatan kewirausahaan pertanian. Dengan peningkatan kompetensi, pengalaman praktik, serta wawasan usaha, generasi muda diharapkan semakin siap memanfaatkan potensi sektor pertanian dan membangun usaha yang berkelanjutan. (*)
(Zaky Al Hamzah)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID