TKA Gelombang II Resmi Berakhir, Sebanyak 1,59 Juta Murid Ikut tanpa Kendala Teknis
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA Tahun 2026. (Foto ilustrasi: Tim BKPDM)
GEBRAK.ID — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang II Tahun 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK resmi berakhir pada 5 November 2026. Sebanyak 1.596.755 murid mengikuti asesmen nasional ini, dan kali ini pelaksanaannya jauh lebih mulus dibanding Gelombang I yang sempat diwarnai gangguan teknis.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, menyampaikan bahwa kelancaran Gelombang II merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan gelombang sebelumnya. Berbagai langkah preventif pun diterapkan, baik dari sisi teknis maupun tata kelola.
“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA Gelombang II berjalan dengan baik. Tidak seperti pada Gelombang I yang sempat mengalami kendala teknis, pada Gelombang II ini pelaksanaan dapat berlangsung tanpa kendala serupa,” ujar Toni di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Surat Edaran untuk Jaga Integritas
Salah satu langkah kunci yang diambil BKPDM adalah menerbitkan Surat Edaran Nomor 001 Tahun 2026 tentang Kepatuhan terhadap Tata Tertib dalam Pelaksanaan Asesmen Skala Nasional. Surat edaran yang ditetapkan pada 2 November 2026 itu menjadi pedoman bagi penyelenggara di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga satuan pendidikan untuk menjaga integritas, kerahasiaan, dan akuntabilitas pelaksanaan TKA.
Melalui surat edaran tersebut, seluruh pihak yang terlibat diingatkan untuk mematuhi tata tertib, menjaga keamanan pelaksanaan, serta melaporkan setiap dugaan pelanggaran melalui mekanisme resmi. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara objektif berdasarkan pemeriksaan bukti dan kronologi kejadian.
Baca Juga
SMAN 32 Jakarta Catat Kehadiran 100 Persen
Kelancaran Gelombang II juga dirasakan di tingkat satuan pendidikan. Kepala SMAN 32 Jakarta, Johari, menyebut pelaksanaan TKA di sekolahnya selama tiga hari berjalan lancar tanpa hambatan. Seluruh 282 murid kelas XII yang terdaftar hadir dan mengikuti setiap sesi asesmen.
Johari menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ujian. Selain itu, sosialisasi kepada guru, orang tua, dan murid kelas XII dilakukan jauh sebelum pelaksanaan, sehingga seluruh pihak memahami mekanisme dan siap menjalankan perannya masing-masing.
“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA di SMAN 32 Jakarta selama tiga hari berjalan lancar tanpa hambatan. Seluruh murid yang terdaftar sebagai peserta hadir dan mengikuti sesi TKA,” ujar Johari.
TKA Bukan Penentu Kelulusan
Kemendikdasmen kembali menegaskan bahwa TKA bukanlah penentu kelulusan. Asesmen ini dirancang untuk memberikan informasi mengenai capaian akademik murid, yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh murid, orang tua, dan satuan pendidikan sebagai salah satu dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan berakhirnya Gelombang II, Kemendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid, orang tua, satuan pendidikan, pemerintah daerah, serta semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan TKA Tahun 2026. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi kunci terwujudnya asesmen yang objektif, transparan, dan bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan nasional.
(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID