Hampir 30 Persen Warga Kanada Kesulitan Penuhi Kebutuhan Dasar, Oshawa Paling Terdampak

kanada - xinhua

Hampir 30 persen penduduk Kanada alami kesulitan keuangan rumah tangga. (Foto ilustrasi: Xinhua)

GEBRAK.ID — Hampir tiga dari sepuluh warga Kanada mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan keuangan rumah tangga. Badan Statistik Kanada mencatat 29,7 persen penduduk berusia 15 tahun ke atas tinggal di rumah tangga yang tidak mampu menutup pengeluaran dasar seperti transportasi, tempat tinggal, makanan, dan pakaian sepanjang Oktober 2026.

Angka itu menandai kenaikan tahunan pertama sejak 2022. Dalam 12 bulan terakhir, proporsinya naik dua poin persentase dari 27,7 persen pada Oktober 2025. Padahal, selama tiga tahun sebelumnya trennya terus menurun, dari 35,5 persen pada Oktober 2022.

“Peningkatan ini membalikkan tren penurunan tiga tahun,” demikian laporan Badan Statistik Kanada, seperti dikutip dari Xinhua.

Tiga Kota Industri Jadi Titik Terparah

Dari 15 wilayah metropolitan sensus terbesar, tekanan keuangan paling berat terkonsentrasi di Ontario Selatan. Oshawa, pusat manufaktur dan otomotif utama, menempati posisi teratas dengan 38,4 persen penduduk yang melaporkan kesulitan rumah tangga. Disusul Windsor di 36,9 persen dan Hamilton di 35,9 persen.

Ketiga kota tersebut juga mencatat tingkat pengangguran di atas rata-rata nasional. Data terpisah menunjukkan tingkat pengangguran nasional Kanada naik menjadi 6,7 persen pada Oktober 2026, dari 6,5 persen sebulan sebelumnya. Di Windsor, angka pengangguran mencapai 7,5 persen, sementara Hamilton 7,6 persen dan Oshawa 8,9 persen.

Keluarga Orang Tua Tunggal Paling Rentan

Beban terberat ternyata ditanggung keluarga dengan satu orang tua. Hampir separuh, yakni 47,2 persen, warga usia kerja produktif di rumah tangga orang tua tunggal tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar. Angka itu jauh lebih tinggi dibanding pasangan dengan anak (33 persen) dan pasangan tanpa anak (27,3 persen).

Sebagai catatan, indikator ini bersifat jangka pendek dan mengukur pengalaman kesulitan dalam empat pekan terakhir. Angka ini tidak serta-merta mencerminkan garis kemiskinan atau pendapatan tahunan rumah tangga, melainkan seberapa sering warga melaporkan problem pemenuhan kebutuhan pokok.

Bagi Ottawa, kenaikan ini menjadi sinyal bahwa tekanan biaya hidup belum sepenuhnya mereda. Ketika pusat-pusat industri otomotif dan baja justru mencatat angka tertinggi, kebijakan ekonomi yang menyasar wilayah tersebut dinilai perlu menjadi prioritas.

(Devona R/Sumber: Xinhua)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID