Kemenperin Tinjau IKM Binaan YDBA di Purwakarta

kemenperin

Direktur
Operasional IKM binaan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra
(YDBA),  PT Arkha Industries Indonesia, Bagus Setiawan (kanan)
menunjukkan hasil improvementnya dalam proses painting kepada Ketua
Pengurus YDBA Rahmat Samulo (kiri), Direktur Industri Kecil dan Menengah
Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian RI
(Kemenperin RI) Ir. Dini Hanggandari, MSi (kedua kiri) dan Quality
Assurance Head PT Astra Honda Motor (PT AHM) Setyo Budi Anang Yuliarto
(kedua kanan) pekan lalu di Purwakarta.

PURWAKARTA — Sejalan dengan tujuan Astra “Sejahtera Bersama Bangsa”, Astra terus berupaya
melakukan kontribusi sosial baik di pilar pendidikan, kesehatan, lingkungan maupun
kewirausahaan. Di pilar kewirausahaan, Astra mendirikan Yayasan Dharma Bhakti Astra
(YDBA) untuk fokus menjalankan pembinaan UMKM di Indonesia.

YDBA dan PT Astra Honda Motor (PT AHM)
bersama Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin RI) dan Kamar Dagang dan Industri
Indonesia (KADIN Indonesia) berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan
rantai pasok yang melibatkan IKM dan tier 1 PT AHM, salah satunya PT Astra Komponen
Indonesia (PT ASKI). 

Kolaborasi yang dilakukan sejak 2 tahun lalu ini diharapkan dapat
menjadi solusi bagi perusahaan besar yang bukan hanya
concern terkait lokalisasi produk,
namun juga pengembangan IKM baik dalam peningkatan kompetensi maupun perluasan
pasar IKM.

Sejak November 2022 tercatat sebanyak 39 IKM terlibat dalam kolaborasi rantai pasok ini.
Nilai transaksi yang dihasilkan mencapai Rp 110 Milyar atau 105% dari target yang
ditetapkan, yaitu Rp 105 Milyar. Bukan hanya terkait nilai transaksi yang berdampak positif
untuk IKM yang terlibat, tetapi juga peningkatan kompetensi IKM. 

Dalam kolaborasi ini
para IKM mendapatkan berbagai program pembinaan, seperti Pelatihan & Pendampingan
Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin (5R) & Lingkungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
(LK3), Alat Ukur & Abnormality Proses, Cost Calculation, Human Resources Development
(HRD), Fasilitasi Pasar, Manajemen Mutu ISO 9001, Manajemen Keuangan. Para IKM juga
berkesempatan untuk mendapatkan akses pembiayaan yang difasilitasi oleh lembaga
pembiayaan Astra, yaitu PT Surya Arta Nusantara Finance (SANF) dan PT Astra Mitra
Ventur (Astra Ventura).

Sejumlah pekerja memproduksi sparepart kendaraan produksi Astra di PT Arkha Industries Indonesia, Purwakarta.

Pada pekan lalu,
YDBA, PT AHM, Kemenperin RI dan KADIN Indonesia melakukan kunjungan langsung ke
IKM yang terlibat dalam program kolaborasi ini. IKM tersebut adalah PT Arkha Industries
Indonesia yang memasok produknya ke tier 1 PT AHM, yaitu PT Astra Komponen Indonesia
(PT ASKI). 

Hadir dalam kunjungan, yaitu Ketua Pengurus YDBA Rahmat Samulo, Direktur
Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kemenperin RI,
Ir. Dini Hanggandari, MSi, Wakil Ketua Komite Tetap Industri Kecil dan Menengah Alat 
Angkut, Kadin Indonesia Eric Indra Kurniawan, Quality Assurance Head PT AHM Setyo Budi
Anang Yuliarto dan Purchasing and Administration Division Head PT ASKI Calvin Mayrs.

Rahmat Samulo dalam kunjungan tersebut menyampaikan, bahwa dalam kolaborasi ini Astra
sangat mengapresiasi program rantai pasok yang melibatkan YDBA, PT AHM, Kemenperin RI
dan KADIN Indonesia ini. Samulo menilai kolaborasi ini bisa diduplikasi oleh berbagai
stakeholder yang
concern terhadap IKM, oleh karena itu Astra melalui YDBA akan terus
berupaya mempeluas kolaborasi ini dengan mengajak para stakeholder untuk terlibat
mengembangkan IKM melalui program rantai pasok. 

 

(yog)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *