Beasiswa Talenta Indonesia 2026 Resmi Disosialisasikan, Kolaborasi Jadi Kunci Cetak Generasi Unggul

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene. (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
JAKARTA -- Pemerintah terus memperkuat ekosistem pembinaan talenta nasional melalui program Beasiswa Talenta Indonesia (BTI). Program ini digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

BTI merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid. Program ini dirancang sebagai jalur afirmatif bagi siswa berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi secara berkelanjutan, baik di dalam maupun luar negeri.

Untuk memperluas jangkauan informasi, Puspresnas menggelar Sosialisasi Beasiswa Talenta Tahap II secara daring, Kamis (26/2/2026), dengan melibatkan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Provinsi, hingga satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk Sekolah Indonesia Luar Negeri.

Bukan Sekadar Biaya Kuliah

Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene, menjelaskan bahwa Beasiswa Talenta Indonesia 2026 jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) diperuntukkan bagi murid berprestasi di ajang talenta tingkat nasional dan internasional tahun 2024–2025 yang diselenggarakan atau difasilitasi Puspresnas.

“Program ini adalah bentuk apresiasi sekaligus dukungan keberlanjutan pembinaan prestasi. Anak-anak berprestasi perlu difasilitasi agar potensi mereka terus berkembang,” ujar Veronica.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, menegaskan bahwa BTI bukan sekadar bantuan pembiayaan pendidikan. Program ini merupakan bagian integral dari sistem Manajemen Talenta Nasional.

“Talenta unggul bangsa tidak boleh berhenti di panggung kompetisi. Mereka harus melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang relevan dan berdampak bagi pembangunan nasional,” kata Mariman.

Peran Strategis Seluruh Ekosistem Pendidikan


Keberhasilan Beasiswa Talenta Indonesia, lanjut Mariman, sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan berperan menjaga sistem mutu berjalan optimal. Kantor Wilayah Kementerian Agama menjangkau madrasah dan satuan pendidikan di bawah binaannya. Dinas Pendidikan Provinsi menjadi simpul koordinasi pendidikan menengah di daerah. Sementara kepala sekolah menjadi garda terdepan dalam membina dan mendampingi siswa berprestasi.

Mariman mendorong seluruh pihak untuk aktif mengidentifikasi siswa berprestasi yang memenuhi syarat, memastikan data tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), serta memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran hingga penyusunan esai. “Prestasi tidak berhenti pada medali. Prestasi harus berlanjut menjadi kontribusi nyata bagi bangsa,” tegasnya.

Selektif, Akuntabel, dan Berkelanjutan

Beasiswa Talenta Indonesia mengedepankan prinsip akuntabilitas dan selektivitas. Proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan penerima benar-benar talenta unggul yang siap melanjutkan studi dan berkomitmen berkontribusi bagi Indonesia.

Dana Abadi Pendidikan yang dikelola LPDP pun diarahkan untuk kepentingan strategis nasional. Pemerintah ingin memastikan setiap investasi pada talenta unggul berdampak jangka panjang.

“Inilah esensi manajemen talenta: mengidentifikasi, mengembangkan, memfasilitasi, dan mengikat talenta unggul agar tetap berkontribusi bagi tanah air,” ujar Mariman.

Gerakan Nasional Cetak Generasi Emas

Kemendikdasmen berharap BTI tidak dipandang sekadar program pusat, melainkan menjadi gerakan nasional yang didukung penuh seluruh ekosistem pendidikan.

Pesan utamanya jelas: tidak boleh ada talenta unggul yang terlewat hanya karena kurang informasi atau minim pendampingan. Dengan sistem yang proaktif, kolaboratif, dan responsif, Indonesia diharapkan mampu menyiapkan generasi emas yang berdaya saing global, berkarakter kebangsaan, dan siap membangun negeri.

(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Beasiswa Talenta Indonesia 2026 Resmi Disosialisasikan, Kolaborasi Jadi Kunci Cetak Generasi Unggul"