MAKASSAR -- Di tengah kekhawatiran memudarnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) meluncurkan terobosan inovatif: Kamus Digital Bahasa Makassar-Bahasa Indonesia-Bahasa Inggris. Peluncuran yang berlangsung di Aula Museum Kota Makassar, Selasa (24/2/2026), ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (PHBII) 2026.
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan bahwa bahasa ibu memiliki peran krusial dalam membentuk identitas bangsa. "Hingga 2025, Badan Bahasa telah merevitalisasi 120 bahasa di seluruh Indonesia dan menyusun 228 kamus bahasa daerah sebagai upaya pelindungan jati diri budaya," ujarnya.
"Kamus Hidup" dengan Fitur Kekinian
Berbeda dengan kamus konvensional, aplikasi yang dikembangkan bersama BASAsulsel Wiki ini memuat 4.358 entri kosakata dan dirancang sebagai "kamus hidup". Artinya, masyarakat dapat mengajukan penambahan kosakata baru secara partisipatif yang kemudian akan diverifikasi oleh tim ahli dari Badan Bahasa sebelum resmi ditambahkan.
Untuk menarik minat pelajar, kamus digital ini dilengkapi berbagai fitur modern:
- Terjemahan tiga bahasa: Makassar, Indonesia, dan Inggris
- Video pelafalan: Membantu pengguna memahami pengucapan dan konteks penggunaan kata secara akurat
- Kuis interaktif: Media pembelajaran inovatif dan menyenangkan bagi siswa
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya kamus ini sebagai sarana vital memperkuat identitas lokal di era globalisasi. Ia mengutip pesan Hafidz Muksin yang menjadi pegangan bersama: "Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing".
Munafri mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena generasi muda yang mulai enggan menggunakan Bahasa Makassar. "Hampir kita kehilangan identitas diri karena banyak yang malu memakai bahasa Makassar. Padahal ini adalah jati diri kita," tegasnya.
Komitmen keberlanjutan program ini diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Badan Bahasa dan Pemerintah Kota Makassar mengenai Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra yang berlaku selama lima tahun ke depan. Dinas Pendidikan Kota Makassar akan segera menyosialisasikan penggunaan aplikasi ini di seluruh satuan pendidikan.
Antusiasme Siswa
Setelah peluncuran, siswa SD dan SMP mengikuti uji coba Kamus Digital Bahasa Makassar dan menunjukkan antusiasme tinggi saat menjajal fitur pencarian kosakata serta kuis interaktif. Salah satu siswa, Nikolas, menyampaikan bahwa kamus tersebut sangat bermanfaat bagi generasi muda dan mendorong pembelajaran bersama dengan teman sebaya.
Suasana semakin semarak dengan penampilan juara Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kota Makassar Tahun 2026 tingkat SD dan SMP yang membawakan komedi tunggal berbahasa Makassar, membuktikan bahwa bahasa daerah tetap bisa dikemas secara kreatif dan menghibur.
Aplikasi Kamus Digital Bahasa Makassar kini dapat diakses secara gratis oleh publik melalui laman resmi https://basasulselwiki.org/DictionaryHome. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk menjembatani generasi muda dengan warisan budaya leluhur mereka.
(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Keren! Kamus Digital Bahasa Makassar Diluncurkan, Anak Muda Diajak Lestarikan Bahasa Ibu lewat Aplikasi Interaktif"