Ruang Praktik Baru Bikin Siswa SMK di Bekasi Makin Siap Hadapi Dunia Industri

Di SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, pembangunan baru Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) beserta perabotnya dapat dimanfaatkan secara penuh untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih representatif dan relevan dengan kebutuhan industri. (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)

BEKASI -- Program revitalisasi satuan pendidikan kembali menunjukkan dampak nyatanya di ruang kelas. Di SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi, Jawa Barat, pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) kini siap dipakai penuh mulai Februari 2026. Fasilitas baru ini menghadirkan ruang belajar yang lebih representatif, rapi, dan relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Kepala sekolah, Wawan Kuswandi, menyebut ruang praktik yang memadai memberi dorongan baru bagi guru dan murid untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menurutnya, sarana yang baik bukan hanya menunjang praktik, tetapi juga membangun optimisme seluruh warga sekolah.

“Kami yakin ruang praktik yang representatif akan sangat mendukung proses pembelajaran siswa,” ujar Wawan, Jumat (13/2/2026).

Antusiasme serupa datang dari orang tua murid. Dukungan fasilitas yang lengkap dinilai menjadi motivasi tambahan bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan berdampak.

Kepala Program Keahlian RPL, Apit Handoko, menambahkan bahwa sebelum revitalisasi, ruang praktik memang membutuhkan pembenahan agar selaras dengan perkembangan teknologi. Kini, ruang tersebut dilengkapi instalasi listrik dan jaringan yang tertata, pencahayaan optimal, serta tata ruang yang mendukung pembelajaran berbasis proyek—mendekati suasana kerja di industri.

“Dengan fasilitas modern dan ruang yang lebih representatif, pembelajaran bisa berjalan maksimal dan lebih realistis seperti di dunia kerja,” jelas Apit.

Respons murid pun sangat positif. Sejak proses pembangunan berlangsung, mereka aktif menanyakan kapan ruang baru bisa digunakan. Revitalisasi ini, kata Apit, bukan hanya meningkatkan semangat belajar, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah.

Sekolah ini menerima bantuan pembangunan RPS RPL senilai Rp1,48 miliar. Selain itu, dukungan peralatan praktik untuk konsentrasi Teknik Kendaraan Ringan (TKR) juga datang dari Pemerintah Provinsi.

Peresmian hasil revitalisasi dilakukan langsung oleh Wamendikdasmen RI Atip Latipulhayat. Dalam kunjungannya, ia meninjau fasilitas yang telah rampung 100 persen dan mengapresiasi pemanfaatan bantuan yang tepat sasaran. 

Wamen Atip berharap model ruang praktik terstandar seperti ini bisa menjadi contoh dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi yang benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

(BKHM Setjen Kemendikdasmen)


Posting Komentar untuk "Ruang Praktik Baru Bikin Siswa SMK di Bekasi Makin Siap Hadapi Dunia Industri"