![]() |
| Mudik Lebaran. (Foto: Pexels) |
GEBRAK.ID; JAKARTA -- Untuk memperlancar jalannya arus mudik 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengoperasikan enam ruas tol fungsional. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di sejumlah titik rawan macet sekaligus membantu memperlancar pergerakan kendaraan.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, seluruh ruas tol fungsional tersebut dapat dilintasi tanpa tarif selama periode mudik. Keberadaannya difokuskan sebagai jalur alternatif agar perjalanan masyarakat lebih nyaman dan aman.
“Pengoperasian keempat ruas tol fungsional ini merupakan langkah strategis Jasa Marga dalam mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan tol nasional selama periode mudik Lebaran, sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada ruas-ruas eksisting yang selama ini menjadi titik kepadatan agar arus lalu lintas tetap lancar dan terjaga,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Sabtu (14/3/2026).
Enam ruas tol fungsional yang disiapkan Jasa Marga meliputi Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo, Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), Tol Yogyakarta–Bawen, Tol Serang-Penimbang, dan Tol Ciawi-Sukabumi.
1. Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo.
Pada ruas ini, jalur fungsional yang sebelumnya hanya dibuka sampai Prambanan akan diperpanjang hingga Purwomartani dengan panjang 12,23 kilometer.
Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), pengoperasian segmen Prambanan–Purwomartani diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan menuju Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.
Dengan pengoperasian ruas tol ini diharapkan waktu tempuh Klaten-Yogyakarta dapat terpangkas hingga hanya menjadi 20 menit dari yang biasanya 45 menit.
2. Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi
Jasa Marga juga akan memperpanjang ruas tol fungsional Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi yang dikelola PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Jika sebelumnya jalur fungsional hanya sampai Paiton, kini ruas itu akan diperpanjang hingga Situbondo Barat.
Penambahan ruas fungsional ini memiliki panjang sekitar 49,68 kilometer. Kehadirannya dinilai penting untuk membantu kelancaran lalu lintas di Jawa Timur, sekaligus mendukung percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menghubungkan wilayah ujung timur Pulau Jawa.
3. Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan)
Untuk mendukung distribusi lalu lintas di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, Jasa Marga juga akan memfungsionalkan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan pada segmen Sadang–Setu sepanjang 52 kilometer.
Dengan jalur ini, kendaraan dari arah Bandung bisa keluar melalui Sadang tanpa harus melewati salah satu titik kemacetan utama terutama di sekitar KM 66.
4. Tol Ciawi-Sukabumi
Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga akses Karangtengah sepanjang 4,97 km dengan progres 71,95 persen akan difungsikan satu jalur satu arah khusus Golongan I (non-bus).
5. Tol Serang-Panimbang Tol Serang–Panimbang Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,17 km dengan progres 98,10 persen akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).
6. Tol Yogyakarta–Bawen Ruas lain yang juga akan difungsionalkan adalah Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6, tepatnya segmen Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Ruas ini disiapkan melalui PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB).
Walau panjangnya tidak terlalu besar, jalur ini dinilai efektif untuk mengurangi kepadatan kendaraan dari pertigaan Bawen hingga melintasi Kota Ambarawa, yang selama ini kerap mengalami perlambatan saat musim mudik.
Walau panjangnya tidak terlalu besar, jalur ini dinilai efektif untuk mengurangi kepadatan kendaraan dari pertigaan Bawen hingga melintasi Kota Ambarawa, yang selama ini kerap mengalami perlambatan saat musim mudik.
Segmen Ambarawa–Bawen juga terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa ruas Semarang–Solo. Jalur ini dapat menjadi alternatif strategis bagi pengguna jalan dari arah Gerbang Tol Bawen yang hendak menuju Magelang, Temanggung, dan sekitarnya.
Jadwal Operasional Tol Fungsional Lebaran 2026
Berdasarkan unggahan akun resmi Instagram @pupr_bpjt, setiap ruas memiliki jadwal operasional yang berbeda, baik dari sisi tanggal maupun jam layanan. Berikut rinciannya:
1. Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo (Paket 1.2B Prambanan-Purwomartani) Waktu pengoperasian: 16 Maret-29 Maret 2026 Jam pengoperasian: 06.00-18.00 WIB.
2. Tol Probolinggo-Banyuwangi (SS Gending-Seksi 3 SS Besuki)
Waktu pengoperasian: 14 Maret-29 Maret 2026 Jam pengoperasian: 06.00 hingga 16.00 WIB.
3. Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Seksi 3 Setu-Seksi 6 Sadang)
Waktu pengoperasian: 21 Maret-29 Maret 2026 Jam pengoperasian sesuai diskresi kepolisian.
4. Tol Yogyakarta-Bawen (Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen)
Waktu pengoperasian: 13 Maret hingga 30 Maret 2026 Jam pengoperasian: 06.00-17.00 WIB.
5. Tol Serang-Panimbang (Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles) Waktu pengoperasian: 12 Maret hingga 26 Maret 2026 Jam pengoperasian: 07.00-17.00 WIB.
6. Tol Ciawi-Sukabumi (Seksi 3 Cibadak-Karangtengah)
Waktu pengoperasian: 14 Maret sampai 29 Maret 2026 Jam pengoperasian: 08.00-17.00 WIB.
BPJT mengingatkan bahwa jadwal operasional seluruh tol fungsional tersebut masih dapat berubah sewaktu-waktu. Disesuaikan dengan kondisi dilapangan maupun kebijakan atau diskresi dari kepolisian.
Penyesuaian bisa dilakukan mengikuti kondisi lalu lintas di lapangan maupun kebijakan atau diskresi dari pihak kepolisian.
Dengan dioperasikannya Tol fungsional ini, Jasa Marga berharap bisa membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Sehingga kenyamanan dan keselamatan pemudik tetap terjaga.
(Deka)

Posting Komentar untuk "Dibuka Gratis Saat Lebaran 2026: Ini Daftar 6 Ruas Tol Fungsional Berserta Jadwalnya"