Rapor Pendidikan 2025 Resmi Diperbarui: Kemendikdasmen Tambah 3 Indikator Baru untuk Perkuat Mutu Sekolah

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperbarui Rapor Pendidikan dengan memuat Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025. (Foto Ilustrasi: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperbarui Rapor Pendidikan dengan memuat Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025. Pembaruan ini mempertegas peran Rapor Pendidikan sebagai instrumen utama dalam perencanaan berbasis data, baik di tingkat satuan pendidikan maupun pemerintah daerah.

Melalui Kemendikdasmen, pembaruan dilakukan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan untuk memastikan data yang ditampilkan semakin komprehensif, akurat, dan relevan dengan kebutuhan peningkatan mutu pendidikan.

Potret Mutu Pendidikan Lebih Komprehensif

Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyatakan pembaruan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya refleksi dan pengambilan keputusan berbasis bukti di ekosistem pendidikan.

“Rapor Pendidikan yang telah diperbarui dengan Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025 memberikan gambaran yang lebih presisi mengenai posisi capaian setiap satuan pendidikan dan daerah. Data ini harus dimanfaatkan sebagai fondasi dalam menyusun perencanaan dan prioritas intervensi yang sistematis dan berkelanjutan,” ujar Toni dalam siaran pers, Kamis (12/3/2026).

Rapor Pendidikan menyajikan gambaran menyeluruh, mulai dari capaian hasil belajar murid, kualitas proses dan lingkungan pembelajaran, hingga indikator pendukung lain yang memengaruhi peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Toni menekankan, Rapor Pendidikan bukan alat untuk membandingkan sekolah satu dengan lainnya. “Ini adalah instrumen refleksi internal. Sekolah bisa mengenali kekuatan dan area yang perlu diperbaiki. Konsistensi menggunakan data dalam siklus perencanaan akan mempercepat transformasi pembelajaran,” katanya.

Tiga Indikator Baru di Rapor Pendidikan 2025

Dalam pembaruan tahun ini, Kemendikdasmen menambahkan tiga indikator baru yang memperluas makna mutu pendidikan.

Pertama, indikator 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.

Kedua, indikator Ketersediaan Buku Pendidikan, untuk memastikan kecukupan sumber belajar di setiap satuan pendidikan.

Ketiga, indikator Kesiapsiagaan Bencana dan Perubahan Iklim, guna mengukur kesiapan sekolah menghadapi risiko bencana dan dampak perubahan iklim.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan penambahan indikator ini mencerminkan pendekatan mutu pendidikan yang lebih utuh.

“Pendidikan bermutu tidak hanya soal capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter serta kesiapan anak menghadapi masa depan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman serta mampu menumbuhkan karakter dan kebiasaan positif,” ujar Suharti.

Sekolah dan Daerah Manfaatkan untuk Evaluasi

Di tingkat satuan pendidikan, Rapor Pendidikan mulai dirasakan manfaatnya sebagai alat refleksi berbasis data. Kepala SDN 17 Sungai Raya, Kalimantan Barat, Sarwani, mengakui awalnya tidak mudah memahami sistem baru tersebut.

“Ketika ada hal baru, kadang kita merasa bingung. Tapi kita harus punya pola pikir positif. Bagi saya, Rapor Pendidikan adalah pengembangan teknologi baru di dunia pendidikan yang bersentuhan langsung dengan proses belajar-mengajar. Saya terus mempelajarinya, meski memang belum maksimal,” ujar Sarwani.

Sementara itu, perwakilan Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyebut hasil Rapor Pendidikan kini menjadi salah satu tolok ukur kinerja daerah.

Dorong Transformasi Pendidikan Berkelanjutan

Kemendikdasmen mengajak pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk memanfaatkan Rapor Pendidikan secara aktif dalam penyusunan kebijakan, perumusan program perbaikan, serta penganggaran berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Dengan pembaruan Data Capaian Mutu Layanan Pendidikan Tahun 2025, Rapor Pendidikan diharapkan menjadi “alat navigasi” transformasi pendidikan nasional—mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan dasar dan menengah secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "Rapor Pendidikan 2025 Resmi Diperbarui: Kemendikdasmen Tambah 3 Indikator Baru untuk Perkuat Mutu Sekolah"