GEBRAK.ID; SEKADAU — Tim SAR gabungan memastikan seluruh kru dan penumpang helikopter PK-CFX yang jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Helikopter milik PT Matthew Air tersebut membawa total delapan orang, terdiri dari dua kru dan enam penumpang. “Total delapan penumpang sudah ditemukan, semuanya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Zainal Abidin, dikutip dari laporan detikcom, Jumat (17/6/2026).
Proses Evakuasi Terkendala Medan Terjal
Dalam proses evakuasi, tim gabungan menghadapi sejumlah kendala berat di lapangan. Lokasi jatuhnya helikopter berada di kawasan hutan dengan kontur terjal dan akses terbatas, sehingga memperlambat proses penyelamatan.
Hingga saat ini, lima jenazah telah berhasil dievakuasi, sementara tiga korban lainnya sempat terjepit di badan helikopter. Tim SAR harus menggunakan peralatan khusus untuk memotong bagian badan pesawat guna mengeluarkan korban.
Operasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, hingga masyarakat setempat. Fokus utama saat ini adalah mengevakuasi seluruh korban dan mengamankan lokasi sebelum dilakukan investigasi lebih lanjut.
Kronologi Helikopter Hilang Kontak
Sebelumnya, helikopter jenis Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4/2026) pagi. Heli tersebut lepas landas dari Sintang menuju Pontianak sekitar pukul 07.34 WIB.
Namun, sekitar pukul 08.39 WIB, helikopter kehilangan kontak di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman. Tim SAR segera bergerak setelah menerima laporan dari AirNav.
“Untuk titik koordinat sudah ditemukan dan semuanya dinyatakan meninggal,” kata Kabag Ops Polres Sekadau AKP Sugianto, dikutip dari Kumparan.
Seluruh Korban Dipastikan Meninggal
Update terbaru menyebutkan seluruh delapan korban telah ditemukan dan dipastikan meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap mengingat kondisi geografis yang ekstrem.
Laporan di lapangan juga mengonfirmasi bahwa operasi SAR telah menemukan seluruh korban dalam keadaan tidak bernyawa.
Investigasi Penyebab Kecelakaan
Hingga kini, penyebab jatuhnya helikopter masih dalam penyelidikan. Otoritas terkait akan melakukan investigasi menyeluruh setelah proses evakuasi selesai.
Pihak SAR dan kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi investigasi.
Tragedi helikopter jatuh di Sekadau ini menambah daftar kecelakaan penerbangan di wilayah terpencil Indonesia, yang kerap menghadapi tantangan medan ekstrem dan akses terbatas dalam proses penyelamatan.
(Berbagai Sumber)
Posting Komentar untuk "Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, 8 Kru dan Penumpang Ditemukan tanpa Nyawa"