![]() |
| Untuk mendapatkan manfaat maksimal, minum vitamin ada waktu- waktu tertentu yang disarankan. (Foto: Gebrak.id) |
GEBRAK.ID; JAKARTA – Selama ini banyak dari kita yang terbiasa minum vitamin asal telan tanpa memperhatikan waktu. Padahal, sebuah penelitian skala besar terbaru mengungkapkan bahwa waktu konsumsi vitamin ternyata berpengaruh signifikan terhadap manfaat yang diterima tubuh, bahkan hingga tingkat kematian akibat penyakit jantung.
Lantas, benarkah klaim bahwa minum vitamin tidak bisa sembarangan dan ada waktu-waktu tertentu agar lebih efektif?Para ahli gizi dan studi terbaru dalam bidang Chrono-nutrition (ilmu tentang waktu makan) membenarkan hal tersebut.
Berdasarkan analisis data dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) Amerika Serikat terhadap 27.455 orang dewasa, tim peneliti yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Cardiovascular Medicine (2022) berhasil memetakan jam terbaik untuk mengonsumsi berbagai jenis vitamin .
Pagi Hari untuk Vitamin B2, Malam untuk C dan E
Temuan utama dari studi jurnal ilmiah tersebut menunjukkan bahwa tidak semua vitamin bisa disamaratakan waktunya.
· Vitamin B2 (Riboflavin): Waktu terbaik adalah di pagi hari. Studi tersebut menemukan bahwa partisipan dengan asupan vitamin B2 tertinggi di pagi hari memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 25% lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsinya di waktu lain .
· Vitamin B6, Vitamin C, Vitamin E, dan Folat (Asam Folat): Berbeda dengan B2, kelompok vitamin ini justru menunjukkan efek perlindungan terbaik terhadap jantung dan pembuluh darah jika dikonsumsi pada malam hari .
Bahkan, penelitian ini menghitung efek "pengalihan waktu". Jika seseorang memindahkan 10% asupan vitamin B6, C, E, dan Folat dari pagi ke malam hari, risiko kematian akibat penyakit jantung bisa turun hingga 4-5% .
Kenapa Bisa Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Perbedaan waktu ini ternyata berkaitan erat dengan ritme sirkadian (jam biologis) tubuh dan sifat kimiawi vitamin itu sendiri.
dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes, menjelaskan kepada media bahwa secara fisiologis, vitamin terbagi menjadi dua kategori utama: larut air dan larut lemak .
1. Vitamin Larut Air (B Kompleks & C): Ada yang "Pagi", Ada yang "Malam"
Vitamin jenis ini tidak disimpan lama dalam tubuh dan akan dibuang melalui urin jika berlebih.
· Vitamin B2 (Pagi): Studi menunjukkan B2 berperan dalam ritme sirkadian (jam tidur) dan produksi energi. Meminumnya di pagi hari membantu "menyalakan" metabolisme tubuh untuk beraktivitas seharian.
· Vitamin B6, C, & Folat (Malam): Kelompok ini terkait dengan perbaikan sel dan produksi melatonin (hormon tidur). Mengonsumsinya di malam hari mendukung proses regenerasi tubuh saat istirahat serta menurunkan tekanan darah dan stres oksidatif semalaman .
2. Vitamin Larut Lemak (A, D, E, K): Waktu Makan adalah Kunci
Untuk jenis ini, aturannya adalah harus diminum bersama makanan yang mengandung lemak (seperti minyak, alpukat, telur, atau susu) agar bisa diserap usus .
· Waktu terbaik: Malam hari setelah makan malam. Karena vitamin ini bersifat larut lemak, mengonsumsinya saat perut kosong hanya akan membuatnya terbuang percuma. Sebuah riset bahkan menunjukkan penyerapan vitamin D bisa meningkat hingga 32% lebih besar jika dikonsumsi bersama makanan berlemak .
3. Vitamin dan Mineral yang Tidak Boleh "Bertemu"
Selain waktu, faktor "teman minum" juga penting. Beberapa kombinasi justru menghambat penyerapan satu sama lain. Hindari mengonsumsi Zat Besi bersamaan dengan Kalsium atau Kopi/Teh. Demikian pula, Vitamin C dan Vitamin B12 sebaiknya diberi jeda waktu .
Tips Praktis dari Ahli
Agar tidak bingung, simak panduan ringkas berikut:
1. Untuk Multivitamin Harian: Jika Anda mengonsumsi suplemen yang berisi banyak jenis vitamin (multivitamin), waktu paling aman adalah pagi hari setelah sarapan. Kandungan B kompleks akan membantu melawan kantuk dan memberi energi, sementara kandungan lemak dari sarapan membantu penyerapan vitamin A, D, E, K .
2. Untuk Vitamin C Dosis Tinggi: Karena bersifat asam dan larut air, lebih baik diminum 30 menit sebelum makan (perut kosong) untuk penyerapan maksimal. Namun, jika memicu mual, pindahkan ke setelah makan .
3. Untuk Vitamin E dan Asam Folat: Hasil penelitian terbaru merekomendasikan untuk memindahkan konsumsi kedua suplemen ini ke waktu malam hari untuk manfaat jantung yang lebih baik
Mitos bahwa "minum vitamin asal minum" ternyata salah. Manfaat vitamin sangat ditentukan oleh waktu konsumsinya. Diminum pagi, siang, atau malam memberikan hasil yang berbeda bagi tubuh.
Untuk hasil optimal, patuhi aturan: Vitamin B2 di pagi hari, sementara Vitamin B6, C, E, dan Folat di malam hari, serta pastikan Vitamin A, D, E, K dikonsumsi bersama lemak. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum memulai suplemen apapun, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.
(berbagai sumber)

Posting Komentar untuk "Mitos atau Fakta? Ternyata Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Biar Gak Percuma"